Tips Mengurangi Rasa Gatal pada Kulit Bayi yang Sensitif

Tips Mengurangi Rasa Gatal pada Kulit Bayi yang Sensitif

Sedihnya melihat bintik merah pada kulit bayi, yang diikuti dengan ruam dan kemerahan, bahkan rasa kurang nyaman dan rewel. Rasa gatal yang menyiksa ini membuat jari-jari bayi seakan tidak bisa berhenti menggaruknya.

Hal ini justru memicu luka dan infeksi yang semakin parah. Untungnya, Moms punya cara-cara tertentu untuk meringankan rasa gatal pada kulit bayi sensitif, seperti berikut ini.

Membersihkan Area Gatal dengan Air

Mandikan bayi dengan air suam-suam kuku, dan jika perlu gunakan sabun berformula ringan. Menurut situs WebMD, air yang terlalu panas, sabun, atau sampo yang kurang cocok justru bikin kulit jadi kering dan bintik merah pada bayi makin parah. Biarkan kering secara alami atau tepuk-tepuk kulitnya dengan perlahan. Menggosok kulit sensitif pada bayi bisa menambah iritasi, kering, dan gatal.

Memberikan Lap Dingin

Gatal pada bayi dapat semakin parah saat suhu udara meningkat. Segera lakukan perawatan kulit sensitif dengan menempatkan kompres atau handuk dingin langsung ke area yang gatal. Diamkan selama beberapa menit dan ulangi setiap kali diperlukan, jika perlu sepanjang hari, untuk mengurangi rasa gatal.

Memberikan Udara dengan Mengangin-anginkannya

Kulit bayi sensitif memang lebih rentan mengalami gatal dan kemerahan, apalagi jika berada di ruangan yang tertutup dan panas. Sebaiknya, Moms memindahkan si kecil ke ruangan yang lebih sejuk. Gunakan AC atau kipas angin, tapi disarankan untuk tidak mengarahkannya langsung ke tubuh bayi.

Selain itu, Moms juga dapat memilihkan pakaian atau popok yang akan dikenakan pada bayi. Hindari baju yang berbahan tebal dan pilih yang kainnya mudah menyerap keringat, sehingga memperlancar sirkulasi udara. Jika perlu, ada baiknya untuk tidak memakaikan popok jika si kecil mengalami ruam kulit hingga kondisinya membaik.

Tenangkan Kulitnya dengan Krim atau Losion

Jika gatal pada bayi dirasa semakin parah dan menggangguyang bikin si kecil makin rewel, Moms bisa mengaplikasikan krim atau losion yang tepat untuk me-moisturized dan menenangkan kulitnya. Pemilihan krim atau losion yang tepat akan membuat kulitnya lebih nyaman, terutama di bagian yang sangat kering.

Setelah mandi atau diseka dengan lap basah, keringkan dan aplikasikan krim ke kulit yang mengalami ruam. Oleskan tipis-tipis ke area yang gatal dan hindari bagian tubuh yang sensitif, seperti mata atau bagian kelamin.

Cara-cara perawatan kulit sensitif pada bayi ini bisa Moms coba sendiri si rumah. Walau dapat berangsur-angsur membaik dengan sendirinya, tapi jangan ragu-ragu untuk berkonsultasi pada dokter. Terutama jika menemukan ruam kulit yang tampak semakin parah, terinfeksi, tidak hilang setelah beberapa hari, hingga suhu tubuh bayi yang meningkat.

SOURCE:

https://www.livestrong.com/article/506275-how-to-treat-itchy-skin-on-babies/
https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/eczema/features/child-scratching%232
https://www.popsugar.com/moms/6-Ways-Treat-Eczema-27330501

Artikel Lainnya

Tips Mengurangi Rasa Gatal pada Kulit Bayi yang Sensitif

Sedihnya melihat bintik merah pada kulit bayi, yang diikuti dengan ruam dan kemerahan, bahkan rasa kurang nyaman dan rewel. Rasa gatal yang menyiksa ini membuat jari-jari bayi seakan tidak bisa berhenti menggaruknya. Hal ini justru memicu luka dan infeksi yang semakin...

123

Salah Pilih Produk Bayi Bikin Kulit Sensitif Jadi Gampang Iritasi Lho!

Salah Pilih Produk Bayi Bikin Kulit Sensitif Jadi Gampang Iritasi Lho!

Saat berbelanja produk perawatan kulit untuk bayi, Moms pasti ingin memilihkan yang terbaik untuk merawat kulitnya yang masih halus dan rentan iritasi. Belum lagi kekebalan tubuhnya yang masih lemah membuat si kecil mudah terserang infeksi dan alergi pada faktor-faktor yang ada di lingkungannya, seperti debu hingga cuaca.

Jangan asal pilih dan hanya mencari yang termurah, simak beberapa tips untuk memilih produk kulit sensitif yang aman bagi bayi.

Ketahui Klaim Mana yang Tepat

Hypoallergenic”, “diuji secara dermatologis”, “no-tears formula”, “untuk kulit sensitif”, “natural”, dan “ fragrance-free” merupakan label yang sering Moms temukan di produk perawatan kulit bayi. Hati-hati, jangan langsung mempercayainya, tapi luangkan waktu untuk membaca dan mengenali bahan-bahan yang dicantumkan untuk melihat mana yang dapat memicu reaksi alergi pada kulit si kecil.

Waspadai Kandungan Bahan Pewarna dan Alkohol

Untuk kulit sensitif pada bayi, sebaiknya hindari bahan sintetik seperti paraben, alkohol, dan phthalate yang berpotensi membahayakan kesehatan bayi. Pilih produk yang sudah pas non colourant dan non alcohol agar tidak membuat kulit si kecil menjadi lebih kering dan iritasi.

Baca Label dengan Seksama

Setelah mengenali beberapa bahan yang kurang baik bagi kulit sensitif si kecil, baca label dengan hati-hati dan pilih produk yang mengandung bahan-bahan alami. Untuk merawat kulit bayi agar tetap lembap, gunakan produk dengan pelembap alami seperti minyak zaitun, argan oil, shea butter, atau coconut oil. Coba hindari beberapa bahan yang dapat memicu reaksi alergi berupa bintik merah pada kulit bayi, gatal, dan kemerahan.

Perawatan kulit sensitif pada bayi merupakan masalah yang rumit. Jangan sampai salah merawat kulit si kecil yang tergolong sensitif, karena dapat memicu masalah kulit yang lebih berat. Selamat berbelanja ya Bun!

SOURCE:

https://www.webmd.com/parenting/baby/what-baby-skin-care-products-do-you-need-your-newborn
https://littlegreendot.com/5-tips-for-choosing-safe-skincare-products/

Artikel Lainnya

Tips Mengurangi Rasa Gatal pada Kulit Bayi yang Sensitif

Sedihnya melihat bintik merah pada kulit bayi, yang diikuti dengan ruam dan kemerahan, bahkan rasa kurang nyaman dan rewel. Rasa gatal yang menyiksa ini membuat jari-jari bayi seakan tidak bisa berhenti menggaruknya. Hal ini justru memicu luka dan infeksi yang semakin...

123

Mengenal Bahan-Bahan Alami yang Bermanfaat untuk Melindungi Kulit Sensitif Bayi

Mengenal Bahan-Bahan Alami yang Bermanfaat untuk Melindungi Kulit Sensitif Bayi

Memiliki bayi yang bermasalah dengan kulit sensitif memang sedikit merepotkan. Tapi jangan menyepelekan perawatannya, karena salah menggunakan produk atau kurang tepat merawat kulitnya malah akan membuat masalah kulit semakin parah.

Agar bayi tetap merasa nyaman dan terhindar dari iritasi, kenali bahan-bahan alami berikut ini yang dapat melindungi kulit bayi tanpa rasa khawatir.

Minyak Argan

Tidak bisa dipungkiri, kulit sensitif pada bayi membuat para orangtua lebih berhati-hati dalam memilih produk perawatan kulit. Salah satu bahan alami yang dapat digunakan adalah minyak argan. Disebut sebagai emas cair, hasil ekstraksi pohon Argan yang hanya tumbuh di Maroko ini mengandung vitamin A dan E yang tinggi dan ampuh memperbaiki sel kulit kepala. Minyak argan juga diyakini mampu melembutkan rambut si kecil dan menutrisi kulit kepala.

Shea Butter

Orang-orang Afrika menyebut pohon Shea sebagai hadiah dari Tuhan karena umurnya yang dapat mencapai 300 tahun dan menghasilkan buah mirip kacang yang kaya akan gizi. Shea butter kini menjadi bahan alami yang banyak digunakan untuk perawatan kulit, kosmetik, dan perawatan rambut. Untuk perawatan kulit bayi sensitif pun, penggunaan produk yang mengandung pelembap alami ini mampu melindungi kulit yang sangat kering dan terkelupas, bahkan mendorong pertumbuhan rambut.

Minyak Zaitun

Dikenal luas karena khasiatnya yang baik bagi kesehatan, tidak heran jika minyak zaitun bisa dijumpai di berbagai produk perawatan kulit, rambut, hingga bahan makanan. Untuk Moms yang sedang bingung mencari bahan alami untuk perawatan kulit sensitif, produk yang mengandung minyak zaitun atau minyak zaitun murni ini bisa jadi pilihan.

Minyak zaitun dapat membuat kulit bayi tetap halus dan sehat, berkat kandungan lemak sehar, vitamin E, dan antioksidan di dalamnya. Selain itu, minyak hasil ekstraksi buah zaitun juga bekerja ajaib mengatasi dan mencegah ruam.

Caranya cukup mudah, campurkan dua sendok minyak zaitun dan satu sendok air. Gosokkan pada telapak tangan dan oleskan pada area yang biasa terkena ruam, biarkan kering dengan sendirinya.

Organic Oat

Bukan hanya dikenal sebagai bahan makanan sehat, organic oat juga punya banyak khasiat dalam perawatan kulit, salah satunya untuk merawat kulit sensitif pada bayi. Organic oat merupakan cara alami untuk mempertahankan kelembapan alami kulit, dan melindungi serta mengatasi kulit dari iritasi, gatal atau bintik merah pada bayi.Untuk memanfaatkannya, Moms bisa memilih produk yang mencantumkan organic oat dalam daftar kandungannya.

Untuk merawat kulit sensitif pada bayi tanpa efek samping, Moms dapat beralih ke bahan-bahan alami yang ampuh menjaga kesehatan kulit si kecil. Selamat mencoba ya Moms!

SOURCE

https://www.verywell.com/how-to-make-your-own-oatmeal-bath-289466
http://www.momjunction.com/articles/key-benefits-using-olive-oil-babies_0075212/%23gref
https://www.fromnaturewithlove.com/soap/product.asp?product_id=BUTSHEAEXPRFBF431&replprod=1
http://www.arganoiltips.com/protecting-babys-skin-argan-oil-infants/

Artikel Lainnya

Tips Mengurangi Rasa Gatal pada Kulit Bayi yang Sensitif

Sedihnya melihat bintik merah pada kulit bayi, yang diikuti dengan ruam dan kemerahan, bahkan rasa kurang nyaman dan rewel. Rasa gatal yang menyiksa ini membuat jari-jari bayi seakan tidak bisa berhenti menggaruknya. Hal ini justru memicu luka dan infeksi yang semakin...

123

Mungkinkah Bayi Moms mengalami Eczema?

Mungkinkah Bayi Moms mengalami Eczema?

Dermatopis atopik, atau biasa disebut, Eczema/Eksim adalah salah satu penyakit kulit yang biasanya dialami oleh bayi di tahun-tahun pertama mereka. Bayi yang menderita Eczema memiliki bercak-bercak kemerahan diikuti rasa gatal, terutama pada malam hari. Bercak-bercak tersebut dapat timbul di bagian tubuh manapun, namun umumnya muncul di daerah wajah dan bagian lipatan-lipatan tubuh.

Pada kulit bayi yang menderita Eczema, tempat dimana bercak-bercak merah tersebut timbul terasa lebih tebal dari kulit disekelilingnya. Selain itu, kulit akan terlihat kering dan bersisik seperti kerak. Kondisi tersebut bisa bertambah parah jika buah hati Moms mulai menggaruk-garuk.

Pemicu Eczema ini bisa bermacam-macam bagi setiap buah hati. Bayi yang merupakan keturunan dari penderita penyakit Eczema, tentunya memiliki kemungkinan lebih besar untuk menderita penyakit tersebut. Jika ada faktor keturunan itu, kulit bayi yang menderita Eczema akan lebih sensitif terhadap kondisi disekitarnya. Karena itulah, ruangan dengan AC terlalu dingin bisa membuat kulit menjadi lebih kering, dan Eczema terasa lebih gatal. Akan tetapi, panas dan keringat pun juga bisa memicu gatal pada bayi Eczema semakin memburuk. Jadi, pastikan lingkungan bayi pada suhu normal yang sejuk.

Selain itu, pemicu lainnya adalah iritasi kulit. Karena kulit bayi penderita Eczema cukup sensitif, penggunaan deterjen, parfum atau produk bayinya yang mengandung bahan kimia keras dan bukan dari bahan alami, dapat memicu Eczema untuk kambuh. Karena itu, sebaiknya Moms memilih jenis baju yang menggunakan material ramah lingkungan. Pilihlah juga produk perawatan bayi seperti sabun, shampo dan lotion yang menggunakan bahan alami dan sudah teruji secara klinis dengan rutin. Dengan begitu, kulit sensitif yang dimiliki Moms akan tetap terawat.

Bukan Hanya Cuaca, Ini Lho Penyebab Gatal Pada Kulit Sensitif Bayi

Bukan Hanya Cuaca, Ini Lho Penyebab Gatal Pada Kulit Sensitif Bayi

Dibanding dengan orang dewasa, kulit bayi memang lebih tipis sehingga lebih sensitif dan rentan terhadap perubahan yang ada di sekitarnya. Selain memicu kulit jadi kering, tidak jarang si kecil mengalami gatal yang bikin mereka merasa kurang nyaman dan rewel.
Bukan hanya disebabkan cuaca ekstrim seperti suhu udara yang dingin atau terlalu panas, gatal juga bisa dipicu oleh beberapa faktor berikut ini.

Debu

Gatal-gatal yang dirasakan oleh bayi bisa jadi dipicu oleh alergi yang dimiliki, salah satunya debu. Biasanya hal ini terjadi ketika bayi berada di tempat yang berdebu dan mulai muncul kemerahan, bintik merah pada bayi, bahkan ruam kulit. Perhatikan tanda-tanda lain yang menyertai, seperti mata berair dan bersin-bersin.
Untuk melindungi bayi dari ancaman gatal-gatal akibat alergi debu, pastikan kamar terbebasdari debu. Mulai dari rajin mengganti sarung bantal dan sprei, rajin membersihkan ruangan, hingga mencuci boneka bulu yang setia menemani si kecil tidur.

Bahan Baju yang Tak Nyaman di Kulit

Siapa yang tidak gemas melihat bayi dengan pakaiannya yang imut? Tapi Moms harus hati-hati, karena pemilihan bahan pakaian yang tidak mudah menyerap keringat, berbahan tebal, berenda, atau berlapis mudah memicu kulit jadi gatal dan kemerahan. Sebaiknya, sesuaikan pakaian dengan suhu udara dan pilih pakaian yang nyaman di kulitnya, seperti katun.

Perubahan Tingkat Kelembapan yang Ekstrim

Bayi dengan kulit sensitif memiliki jumlah jaringan lemak yang lebih tipis. Akibatnya, saat terkena paparan udara atau air yang terlalu panas atau terlalu dingin, bisa memicu iritasi pada kulitnya.

Penggunaan Produk Perawatan

Kulit bayi memang lebih rentan terhadap zat-zat yang bersentuhan, termasuk sabun, sampo, lotion, hingga deterjen untuk mencuci baju. Jika kulit si kecil termasuk sensitif, beralihlah ke produk yang memiliki pH netral dan berformulasi lembut, sehingga terhindar dari risiko gatal.

Air Kurang Bersih Bisa Menyebabkan Gatal

Memandikan bayi merupakan kegiatan wajib yang tidak hanya menghilangkan kotoran dari tubuhnya, tapi juga menjaga kesehatan kulit. Selain mengatur suhu air, pastikan hanya menggunakan air bersih untuk menyeka tubuhnya. Air yang kurang bersih atau keruh rentan mengandung partikel kecil atau bahkan bakteri yang dapat memicu rasa tak nyaman dan gatal.

Ada banyak faktor yang dapat memicu kulit si kecil jadi gatal dan kurang nyaman. Waspadai penyebabnya dan temukan cara terbaik untuk mencegah kulit bayi jadi gatal.

SOURCE :

http://www.healthguidance.org/entry/14325/1/Babies-and-Dust-Allergies.html
https://hellosehat.com/parenting/kulit-bayi/penyebab-kulit-bayi-gatal/
https://www.thebump.com/a/itchy-skin-baby
http://kidshealth.org/en/parents/diaper-rash.html#

Artikel Lainnya

Tips Mengurangi Rasa Gatal pada Kulit Bayi yang Sensitif

Sedihnya melihat bintik merah pada kulit bayi, yang diikuti dengan ruam dan kemerahan, bahkan rasa kurang nyaman dan rewel. Rasa gatal yang menyiksa ini membuat jari-jari bayi seakan tidak bisa berhenti menggaruknya. Hal ini justru memicu luka dan infeksi yang semakin...

123

12
Sensicare