Penyebab Gatal Alergi dan Cara Menangani Pada Kulit

Penyebab Gatal Alergi dan Cara Menangani Pada Kulit

Alergi pada kulit dapat terjadi pada siapa saja. Mulai dari orang dewasa hingga si Kecil bisa juga terkena alergi. Penyebabnya sangatlah bermacam – macam. Apalagi daya tahan tubuh si Kecil masih rentan. Reaksi alergi yang dialami ialah dengan munculnya gatal-gatal pada kulit. Supaya dapat menyembuhkan alergi kulit, kenali penyebab dan cara mengatasi Agar dapat menghindarinya.

gatal alergi

Alergi dapat menimbulkan reaksi gejala gatal-gatal di tubuh karena pelepasan histamin yang berlebihan.

 

Alergi adalah sebuah kondisi yang umum terjadi pada setiap individu, mulai dari bayi, balita, anak-anak hingga orang dewasa. Alergi dapat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap zat asing. Ketika si Kecil mengalami alergi, sistem kekebalan tubuhnya akan memproduksi antibodi bernama immunoglobulin E (IgE) yang akan mengidentifikasi zat-zat asing yang dapat membahayakan. Zat-zat asing yang memicu alergi atau yang disebut dengan alergen tersebut bisa bermacam-macam.

 

Jika tubuh si Kecil beberapa kali terpapar alergen, antibodi akan melepaskan sejumlah bahan kimia dari sistem kekebalan tubuhnya, seperti histamin, menuju pembuluh darah untuk melawan alergen yang dianggap “musuh”. Pelepasan bahan-bahan kimia inilah yang akan memicu timbulnya berbagai macam gejala, tergantung dari zat pemicunya. Alergi dapat terjadi pada beberapa bagian tubuh, seperti mata, hidung, paru-paru, kulit, dan saluran pencernaan. Tingkatan gejalanya pun ada yang ringan, sedang, hingga berat.

 

Apa Penyebab Kulit Gatal-Gatal?

Gatal Karena Alergi

 

Reaksi alergi pada kulit adalah yang paling umum terjadi pada bayi dan balita. Alergi pada kulit terjadi ketika permukaan kulit si Kecil kontak dengan alergen sehingga mengganggu sistem kekebalan di dalam tubuh. Bisa juga karena si Kecil mengkonsumsi makanan yang bersifat allergen atau menghirup bahan alergen melalui udara. Alhasil, permukaan kulit pun akan mengalami gejala alergi seperti gatal, kering atau ruam kemerahan.

 

Gatal pada permukaan kulit merupakan salah satu gejala yang muncul ketika si Kecil mengalami alergi. Gejala ini timbul karena sistem kekebalan tubuh melepaskan histamin yang berlebihan. Histamin inilah yang berperan menimbulkan rasa gatal. Gejala ini dapat dirasakan ketika kondisi kulit mengalami permasalahan akibat alergi, berikut beberapa di antaranya, Moms.

 

  • Eksim/dermatitis atopik. Kondisi kulit yang umum terjadi pada anak-anak, termasuk bayi, apalagi jika si Kecil memiliki asma, alergi pada makanan tertentu, dan alergi serbuk sari bunga. Gejalanya, kulit si Kecil akan mengalami ruam di bagian wajah dan kepala hingga ke area dada dan lengan dengan kondisi kulit yang kering, iritasi, dan gatal. Ketika gatal menyerang, si Kecil akan menggaruk, tetapi hal ini malah membuat kulit semakin gatal.
  • Dermatitis kontak. Kondisi kulit ini timbul setelah si Kecil terpapar zat asing yang memicu alergen secara langsung. Reaksi dari alergi dapat memunculkan gejala-gejala seperti kulit memerah, bentol, bersisik, dan terasa gatal.
  • Urtikaria. Kondisi kulit berupa ruam-ruam merah dan bentol-bentol berukuran kecil atau besar yang disertai rasa gatal dan terjadi karena adanya reaksi alergi. Kondisi ini dikenal juga dengan biduran.
  • Pembengkakan (angioederma). Kondisi yang menampakkan kulit dengan bekas merah, pembengkakan atau bercak, dengan berbagai ukuran karena alergi. Kondisi kulit ini akan tiba-tiba muncul dan menghilang pada bagian dalam kulit sekitar mata, mulut, tenggorokan, dan alat kelamin, tetapi tidak berbahaya. Hanya saja kondisi ini dapat menyebabkan gatal-gatal di kulit. Biasanya muncul bersamaan dengan urtikaria.

 

Penyebab Gatal dari Zat – Zat Asing atau Allergen

Reaksi alergi yang menyebabkan munculnya permasalahan pada kulit hingga timbul gejala seperti gatal-gatal ini biasanya muncul setelah beberapa kali kontak dengan alergen  dan berbeda-beda pada setiap individu, ada yang mucul dalam hitungan jam bahkan ada yang muncul setelah beberapa hari setelah kontak ulang dengan allergen.

gatal gatal

Makanan tertentu dapat menimbulkan gatal alergi pada si Kecil.

Zat-zat asing atau allergen yang menjadi penyebab timbulnya gatal adalah:

  • nikel, bahan logam yang biasa digunakan untuk lapisan perhiasan dan kancing jeans, kosmetik, losion, sabun, dan sampo;
  • makanan tertentu, seperti kacang, susu, dan sebagainya;
  • tabir surya dan obat antiserangga semprot;
  • obat-obatan yang dioleskan di permukaan kulit, seperti obat antibiotik dan krim antigatal;
  • pengharum/parfum;
  • produk pembersih, seperti sabun atau deterjen;
  • lateks, bahan yang digunakan untuk membuat sarung tangan, pakaian, dan balon;
  • tungau debu, serbuk sari;
  • bahan-bahan kimia, seperti pewarna.

 

Cara Mengatasi Gatal dan Alergi Pada Kulit

Kondisi kulit yang bermasalah karena alergi  dapat  mengganggu aktivitas si Kecil, Moms. Sebab  gejala ini akan memunculkan masalah baru, yaitu datangnya siklus gatal-garuk yang memperburuk kondisi kulit si Kecil. Meski begitu, Moms dapat mengatasi gejala alergi kulit dengan tips berikut ini.

  • Ketahui pemicu gatal dan hindari. Carilah penyebab yang memicu alergi si Kecil, Moms. Misalnya, sabun, deterjen, atau losion beraroma, yang biasanya membuat kulit si Kecil iritasi. Jika sudah diketahui pemicunya, hindari alergen tersebut.
  • Tes Alergi. Untuk mengetahui penyebabnya, Moms dapat melakukan tes melalui bantuan dokter ahli. Dokter ahli akan melakukan tes dengan mengenalkan sejumlah alergen ke dalam kulit si Kecil. Jika timbul suatu reaksi, kemungkinan si Kecil memiliki alergi terhadap zat tersebut.
  • Kurangi menggaruk. Aksi menggaruk memang tidak bisa dihindari ketika gatal menyerang. Namun ketika si Kecil makin menggaruk, kulit akan semakin gatal. Hal ini akan memperparah kondisi kulitnya, seperti iritasi dan infeksi. Untuk meredakannya, Moms dapat mengompres dengan air dingin pada area yang gatal. Sementara untuk menghindari semakin parah, Moms dapat menutup area tubuh si Kecil yang gatal itu, memoalergitong kuku si Kecil, menggunakan sarung tangan lembut untuk si Kecil. Hindari pakaian yang berbahan kasar yang bisa membuat kulitnya bertambah gatal.
  • Gunakan produk pembersih pakaian khusus untuk bayi/kulit sensitive . Agar terhindar dari alergen, Moms dapat menggunakan produk pembersih berlab hypoallergenic.
  •  

  • Mandi. Saat mandi, gunakan air hangat dan gunakan pembersih yang memiliki pH seimbang. atau  Moms bisa juga menggunakan produk mandi yang mengandung oatmeal, seperti produk Cussons Baby Sensicare Gentle Hair & Body Wash. Sabun mandi yang diformulasikan secara khusus dan teruji secara klinis dapat digunakan untuk bayi baru lahir, kulit sensitive dan kulit rentan eksim serta dapat digunakan untuk  area tubuh, rambut dan wajah si kecil.

    Kandungan bahan-bahan organiknya, seperti oat organik, minyak zaitun organik, minyak argan, dan ceramide akan membantu melindungi kulit dan tetap menjaga keseimbangan kelembapan kulit si Kecil. Rambut si Kecil pun tetap terawat dan terjaga kelembabannya. Pembersih yang khusus diciptakan untuk kulit si Kecil yang rentan eksim ini juga sudah teruji secara dermatologi dan hypoallergenic .
  •  

  • Lembapkan kulit usai mandi. Penggunaan pelembap usai mandi dapat menghindari kulit si Kecil dari kulit kering yang bisa menimbulkan gatal. Gunakan pelembap berlabel hypollaergenic, seperti Cussons Baby Sensicare 24hr Daily Moisturizing Lotion.

    Pelembap yang mudah diserap ini akan menjaga kulit si Kecil yang tipis dan rentan eksim tetap terpelihara dengan baik.Sebab, produk ini teruji secara klinis mampu memberikan kelembaban pada kulit hingga 24 jam. Dengan kandungan bahan-bahan organik di dalamnya, seperti oat organik, minyak zaitun organik, shea butter, dan ceramide, losion ini membantu membuat kulit si Kecil tetap sehat dan nyaman sepanjang hari.

 

 

TAGS: 

Artikel Lainnya

Kenapa Kulit Terasa Gatal? Kenali Siklus Gatal Garuk Ini!

Semakin digaruk, kulit semakin gatal. Ketika kulit semakin gatal, menggaruknya pun akan semakin sering. Begitu saja seterusnya sampai kulit terluka dan berdarah, barulah kita tersadar dan berhenti menggaruknya. Apakah si Kecil pernah mengalami hal ini Moms? Si Kecil...

Penyebab Gatal Alergi dan Cara Menangani Pada Kulit

Alergi pada kulit dapat terjadi pada siapa saja. Mulai dari orang dewasa hingga si Kecil bisa juga terkena alergi. Penyebabnya sangatlah bermacam – macam. Apalagi daya tahan tubuh si Kecil masih rentan. Reaksi alergi yang dialami ialah dengan munculnya gatal-gatal...

Penyebab Gatal Pada Kulit dan Cara Mengatasi

Gatal pada kulit sangatlah menggangu. Kondisi gatal–gatal disebut pruritus adalah hal normal terjadi. Rasa Sakit yang amat sangat dapat membuat Moms tidak nyaman, mengganggu kehidupan, hingga berakibat cemas maupun depresi. Moms harus berhati – hati jika tidak kunjung...

7 Cara Merawat Kulit Sensitif dan Kering

7 Cara Merawat Kulit Sensitif dan Kering

Cara merawat kulit sensitif dan kering berbeda dengan merawat kulit pada umumnya. Bayi baru lahir memiliki kulit yang  lebih tipis, lebih mudah kering dan sensitif sehingga  butuh perhatian ekstra dalam merawatnya. Kulit dengan jenis tersebut bersifat reaktif sehingga tidak boleh sembarangan menggunakan produk perawatan kulit. Terdapat berbagai cara merawat kulit sensitif dan kering yang ampuh untuk Moms terapkan.

Kulit lembab, cerah, tidak kusam serta bersih bersinar merupakan ciri – ciri kulit sehat yang merupakan dambaan setiap orang. Kulit bayi yang terawat dan memiliki tampilan cantik tersebut belum tentu bisa didapatkan dengan mudah. Berbagai cara ditempuh oleh setiap orang untuk memiliki kulit seperti itu.

cara merawat kulit

7 Cara Merawat Kulit Sensitif dan Kering

Perbedaan merawat kulit yang sensitif dan kering dibanding kulit normal, Moms harus lebih “awas” dalam memakai produk perawatan kulit pada si Kecil. Sangat penting untuk Moms mengetahui apakah si Kecil memiliki kulit yang sensitif atau kering.

Merawat Kulit

Kulit bayi sensitif adalah kondisi kulit yang lemah dan mudah terserang zat berbahaya seperti iritan, alergen atau mikroba dari luar. Memiliki kulit yang rentan terhadap serangan tersebut tidak boleh disepelekan begitu saja. Ketika merawat kulit tersebut Moms harus berhati – hati dalam memilih produk perawatan kulit untuk bayi. Produk yang memiliki pH tinggi, bahan – bahan kimia tertentu yang dapat merangsang kulit si Kecil sangat tidak dianjurkan. Moms harus lebih mengutamakan produk kulit yang lembut dan baik untuk merawat kulit si Kecil.

Selain menggunakan produk yang bisa Moms buat sendiri dari bahan-bahan yang alami,  memilih produk perawatan kulit yang tersedia di pasaran juga jadi pilihan. Akan tetapi Moms harus teliti dalam memilih produk, jangan lupa melihat kandungan yang terdapat pada produk tersebut. Jika Moms salah memilih produk perawatan kulit, maka dapat membuat masalah kulit si Kecil. Berikut ini akan dijelaskan beberapa hal tentang tips perawatan kulit yang cocok untuk Moms.

7 Cara Merawat Kulit Yang Aman Untuk Kesehatan

Berikut merupakan 7 Cara alami merawat kulit yang aman dan dapat Moms terapkan kepada si Kecil.

  1. Konsumsi Air Putih
    Cara alami merawat kulit yang pertama adalah dengan minum air putih sesuai kebutuhan. Jangan biarkan si Kecil mengalami dehidrasi. Dengan mengkonsumsi air yang cukup, maka hal tersebut juga dapat menyehatkan organ – organ pada tubuh. Air berfungsi untuk melembabkan kulit, dengan air juga dapat membuat kulit menjadi lebih sehat.Manfaat minum air untuk kesehatan kulit ialah mengurangi risiko terkena penyakit psoriasis, eksim, dan mengurangi keriput. 

 

 

  1. Jauhkan dari Sinar Ultraviolet Secara Langsung
    Pancaran sinar matahari secara langsung dapat berbahaya dan menyebabkan kerusakan kulit si Kecil. Jangan menggunakan sunscreen, sunblock atau tabir surya pada bayi yang masih berusia dibawah 6 bulan. Ketika usianya telah melewati 6 bulan, Moms dapat memberikan tabir surya yang aman dan tidak menyebabkan iritasi pada kulit bayi, dengan kandungan zinc oxide Biarkan si Kecil berada pada sinar matahari secara tidak langsung. Lindungi dengan menggunakan topi atau payung agar tetap mendapatkan manfaat dari sinar matahari untuk pembentukan Vitamin D. 

 

 

  1. Lakukan Pijatan Pada Kulit
    Manfaat pijat untuk kulit bayi adalah untuk peredaran darah si Kecil lebih lancar. Jika peredaran darah lebih lancar, maka pasokan oksigen serta nutrisi dari makanan akan terdistribusikan lebih merata. Pijat kulit dan tubuh si Kecil secara rutin paling tidak seminggu sekali mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki untuk melancarkan peredaran darah pada tubuh demi kesehatan kulit yang maksimal.

 

 

  1. Perhatikan pH pada produk
    pH pada produk dapat mempengaruhi tingkat pH pada kulit. Jika pH tidak seimbang dapat mengakibatkan kulit si bayi mudah iritasi, kering hingga munculnya ruam pada kulit. Gunakan produk perawatan kulit yang memiliki pH seimbang, yaitu antara 4,5 – 6. Rentang pH tersebut sesuai dengan rentang pH alami kulit sehingga kesehatan kulit tetap terjaga.

 

  1. Jangan Dimandikan Terlalu Sering
    Mandi terlalu sering dapat menyebabkan lapisan minyak alami pada kulit menghilang. Selain dari pada itu, kulit juga jadi mudah kering dan tidak lembab lagi. Jangan memandikan si Kecil terlalu sering, karena hal tersebut juga dapat membuat kulit bayi mudah Fungsi lapisan minyak alami selain melembabkan kulit ialah untuk melindungi kulit dari bakteri dan iritasi.

 

 

  1. Perhatikan Area Sela – Sela Kulit
    Lipatan atau sela – sela kulit si Kecil harus diperhatikan. Jaga daerah lipatannya tetap dalam kondisi bersih karena darah lipatan kulit umumnya susah dibersihkan sehingga rentan terjadiSetelah dibersihkan, bagian lipatan kulit ini juga perlu dikeringkan dengan benar.
  2. Pemakaian Antiseptik untuk Mencegah Infeksi
    Namanya juga orangtua baru, tentu ingin sang buah hati tumbuh sehat dan terhindar dari gangguan kesehatan yang disebabkan oleh kuman, Tidak heran jika kebanyakan orang menggunakan antiseptik atau produk antibakteri untuk merawat kulit sensitif pada bayi.Faktanya, menurut situs whattoexpect, sabun biasa juga bekerja baik dalam menghilangkan kuman. Sedangkan sabun antibakteri justru mengandung bahan kimia tambahan, seperti triclosan, yang malah memicu alergi pada bayi.

 

Bagaimana cara merawat kulit diatas? Sudah sampai mana Moms mengaplikasikan dan mengikuti tipsnya?

Dengan mengetahui permasalahan tentang kulit sensitif, Moms harus lebih paham risiko – risiko apa yang Akan si Kecil hadapi. Jika Moms telah mengetahui risiko yang akan dihadapi, selanjutnya Moms harus tau bagaimana cara menanggulangi dan menyelesaikan risiko tersebut. Perawatan kulit diatas dapat Moms lakukan kepada si Kecil, .Selanjutnya akan kita bahas tentang bahan – bahan alami yang dapat Moms coba untuk merawat kulit.

Merawat Kulit Sensitif Dengan Bahan Alami

Buat penganut gaya hidup sehat tentunya familiar dengan oat. Biji-bijian dengan nama ilmiah Avena sativa ini dikenal kaya vitamin, mineral, serat, dan antioksidan.

merawat kulit

Merawat Kulit Sensitif Dengan Bahan Alami

Selain baik bagi kesehatan tubuh, organic oat dapat digunakan untuk perawatan kulit sensitif, baik bagi bayi maupun orang dewasa. Yuk, kenali manfaat penggunaannya untuk kulit sensitif berikut ini.

 

Sejarah Penggunaan Oat untuk Perawatan Kulit

Penggunaan oat untuk merawat kulit telah dimulai sejak zaman Mesir kuno atau pada 2000 SM. Caranya pun cukup sederhana, yaitu dengan menambahkan oat yang sudah digiling ke dalam air mandi untuk membantu melembutkan kulit. Kini, oat telah diakui oleh Food and Drug Administration (FDA) sebagai salah satu bahan alami yang dapat melindungi dan merawat kulit secara efektif, terutama untuk kulit sensitive dan kulit atopik.

 

Kelebihan Oat untuk Merawat Kulit Sensitif

Telah digunakan selama berabad-abad lamanya, oat terbukti sangat baik merawat kulit, berkat kandungan bahan-bahan berikut ini:

  1. Pembersih Ringan untuk Kulit Sensitif

Kandungan saponin yang melimpah dalam gandum, menjadikan oat pembersih ringan yang baik bagi kulit sensitif. Secara alami, penggunaan oat dapat menghilangkan kotoran dari pori-pori kulit tanpa menyebabkan iritasi.

  1. Melindungi Kulit

Protein dalam oat menjaga penghalang alami kulit (skin barrier) dan melindungi kulit dari polutan. Sedangkan kandungan lemaknya membantu menjaga menjaga kulit dari iritasi akibatpengaruh sinar matahari.

  1. Mengatasi Ruam Kulit

Beta-glucan, salah satu kandungan penting dalam oat, terbukti mampu melindungi dan mempercepat penyembuhan saat kulit mengalami radang, iritasi, atau ruam kulit.

  1. Menjaga pH Kulit

Gatal dan kering pada kulit sensitif dapat dipicu oleh perubahan pH pada permukaan kulit yang cenderung asam. Menurut American Academy of Dermatology yang dikutip oleh situs huffingtonpost, oat dapat membantu menormalkan pH kulit, sehingga kesehatan kulit tetap terjaga.

  1. Menyejukkan kulit

Kandungan lainnya dalam oat, Avenanthramides, dikenal sebagai bahan yang ampuh “menyejukkan” kulit. Untuk kulit atopik pada bayi atau eczema prone, senyawa antioksidan alami ini efektif menghentikan siklus kimia pemicu gatal pada bayi sehingga bayi merasa nyaman.

  1. Menjaga Kelembapan Kulit

Oat juga merupakan pelembap kulit alami. Pati atau karbohidrat dalam oat dapat mengikat kadar air pada permukaan kulit. Sedangkan beta-glucan dapat menembus jauh ke dalam kulit dan melembapkan kulit yang rentan kering.

 

Kelebihan Produk yang Mengandung Oat

Kini, oat banyak ditemukan di berbagai produk perawatan kulit, terutama untuk perawatan kulit sensitif. Dalam bentuk yang sangat halus, oat menghasilkan campuran krim atau losion yang lebih konsisten.

Selain melembapkan, oat juga memiliki kemampuan sebagai antioksidan dan menetralisir pH sehingga mampu merawat kulit yang rentan kering. Ditambah risiko alergi yang sangat rendah, membuat produk berbahan oat dapat digunakan oleh semua jenis kulit, termasuk kulit bayi sensitif.

Manfaatkan oat dalam merawat kulit sensitif dapat ditemukan pada Cussons Baby SensiCare 24 hr Daily Moisturizing Lotion. Memiliki Derma-softTM Complex Formula, teksturnya yang kaya pelembap namun tidak berminyak, membuatnya mudah meresap ke dalam lapisan kulit bayi.

Produk terbaru ini terbukti efektif melembapkan kulit hingga 24 jam, berkat kandungan Natural Organic Oat, Olive Oil, Shea Butter, dan Ceramide di dalamnya.  Selain telah teruji hypoallergenic, Cussons Baby Sensicare 24 hr Daily Moisturizing Lotion ini juga memiliki pH seimbang, dan secara dermatologis dinyatakan sesuai untuk  kulit si Kecil.

Kenali manfaat oat yang baik bagi kulit sensitif bayi dan temukan produk perawatan kulit yang tepat guna melindungi kesehatan kulit Moms dan keluarga.

 

 

TAGS:

Artikel Lainnya

Kenapa Kulit Terasa Gatal? Kenali Siklus Gatal Garuk Ini!

Semakin digaruk, kulit semakin gatal. Ketika kulit semakin gatal, menggaruknya pun akan semakin sering. Begitu saja seterusnya sampai kulit terluka dan berdarah, barulah kita tersadar dan berhenti menggaruknya. Apakah si Kecil pernah mengalami hal ini Moms? Si Kecil...

Penyebab Gatal Alergi dan Cara Menangani Pada Kulit

Alergi pada kulit dapat terjadi pada siapa saja. Mulai dari orang dewasa hingga si Kecil bisa juga terkena alergi. Penyebabnya sangatlah bermacam – macam. Apalagi daya tahan tubuh si Kecil masih rentan. Reaksi alergi yang dialami ialah dengan munculnya gatal-gatal...

Penyebab Gatal Pada Kulit dan Cara Mengatasi

Gatal pada kulit sangatlah menggangu. Kondisi gatal–gatal disebut pruritus adalah hal normal terjadi. Rasa Sakit yang amat sangat dapat membuat Moms tidak nyaman, mengganggu kehidupan, hingga berakibat cemas maupun depresi. Moms harus berhati – hati jika tidak kunjung...

5 Cara Melembabkan Kulit Wajah Kering si Kecil

5 Cara Melembabkan Kulit Wajah Kering si Kecil

Cara melembabkan kulit kering pada wajah si Kecil dengan menggunakan bahan – bahan alami. Kulit yang kering disebabkan karena lapisan kulit epidermis telah kehilangan air dan lipid pada kulit. Temukan cara – cara alami dalam melembabkan kulit wajah kering dengan aman dengan bahan – bahan yang ada disekitar Moms.

 

cara melembabkan kulit

Cara Melembabkan Kulit Wajah Kering si Kecil

 

Kulit si Kecil kering sehingga menimbulkan gatal, ruam, hingga bintik merah pada kulit. Dengan kondisi kulit kering seperti itu membuat siapapun yang memilikinya tidak nyaman. Kulit biasanya menjadi tidak lembab atau menjadi kering disebabkan oleh kurangnya air pada kulit. Kurangnya pasokan cairan pada tubuh juga menyebabkan kulit si Kecil menjadi kering dan tidak lembab.

Lapisan epidermis pada kulit dikenal sebagai garis pertahanan terdepan tubuh, sekaligus mengatur banyaknya kadar air yang masuk dan keluar. Karena ada di bagian terluar, tentu epidermis juga berfungsi sebagai pelindung organ dalam tubuh dari beragam penyakit. Epidermis pada tubuh dapat membentuk pelembab alami pada kulit sehingga  kelembapan kulit terjaga dan aman dari serangan alergen, iritan dan mikroba. Akan tetapi, jika lapisan epidermis ini kurang terhidrasi dapat menyebabkan mudahnya kulit kering dan pecah-pecah sehingga memicu terjadinya berbagai gangguan kulit lainnya.

Kenapa seseorang memiliki kulit sensitif? Faktor keturunan memegang pengaruh besar. Selain itu, kondisi ini juga dipicu oleh perubahan musim, suhu ekstrem dingin atau panas, kelembapan yang rendah, hingga perawatan kulit yang kurang tepat.

Saat ini banyak sekali produk perawatan kulit yang dapat melembabkan kulit wajah sensitif, akan tetapi, produk perawatan alami yang lembut di kulit lebih baik Moms gunakan. Selain lembut di kulit  , yang paling penting adalah tidak merusak keseimbangan alami kulit wajah sensitif si Kecil. Maka dari itu berikut beberapa cara melembabkan kulit wajah sensitif menggunakan bahan – bahan alami yang aman.

Baca Juga: Cara merawat kulit sensitif dan Kering

Cara Melembabkan Kulit Wajah Yang Kering Secara Alami

Selain menggunakan pelembab untuk merawat kulit kering dan sensitif, Moms dapat mencoba melembabkan kulit menggunakan beberapa tips di bawah ini

 

  1. Konsumsi Air Putih Lebih Banyak
    Terdapat hampir 70% tubuh manusia terdiri dari air. Manusia membutuhkan banyak cairan untuk menggantikan cairan yang sudah keluar seharian atau yang telah diolah oleh tubuh.Perbanyak konsumsi air putih agar si Kecil terhindar dari dehidrasi atau kurang cairan. Kurangnya cairan pada tubuh dapat berpengaruh juga pada kesehatan kulit. Untuk usia dewasa minum air putih minimal 2 liter sehari atau sekitar 8 gelas sehari. Akan tetapi untuk si Kecil hanya membutuhkan minimal 800 ml sehari atau setara dengan 3 – 4 gelas sehari. Kulit membutuhkan cairan untuk dapat membentuk minyak alami pada kulit sehingga kulit menjadi lembab.

     

 

  1. Waktu Mandi
    Mandi adalah aktivitas yang menyenangkan untuk Moms dan si Kecil. Aktivitas mandi merupakan aktivitas penting untuk membersihkan kotoran yang menempel pada tubuh buah hati, akan tetapi jika terlalu sering atau terlalu lama mandi bisa menghilangkan minyak – minyak alami pada kulit dan membuat kulit kering. Mandi dua kali sehari dengan durasi maksimal 10 menit adalah salah satu cara ampuh untuk menjadikan kulit bersih dan menjaganya agar tidak kering.

 

 

  1. Minyak Zaitun Untuk Kulit
    Dikenal luas karena khasiatnya yang baik bagi kesehatan, tidak heran jika minyak zaitun bisa dijumpai di berbagai produk perawatan kulit, rambut, hingga bahan makanan. Untuk Moms yang sedang bingung mencari bahan alami untuk perawatan kulit sensitif, produk yang mengandung minyak zaitun atau minyak zaitun murni ini bisa jadi pilihan. Caranya cukup mudah, campurkan dua sendok minyak zaitun dan satu sendok air. Gosokkan pada telapak tangan dan oleskan pada area wajah dan kulit bayi yang kering, kemudian biarkan meresap ke kulit dengan sendirinya.

 

  1. Memberikan Asupan dan Makanan Bergizi
    Bayi baru lahir membutuhkan asupan energi dan gizi yang cukup. Cara paling alami untuk melembabkan kulit si Kecil ialah dengan cara menjaga dan memberikan asupan nutrisi yang bergizi. Sayur – sayuran dan buah – buahan yang mengandung vitamin seperti wortel, tomat, pepaya, kangkung baik untuk bayi.

 

Demi cara melembabkan kulit bayi yang maksimal, Moms harus rajin dalam mengaplikasikan kelima cara diatas. Tetapi, selain daripada cara melembabkan Moms juga perlu mengetahui bagaimana cara menjaga supaya kelembaban kulit tidak pudar dan memiliki kulit yang sehat.

 

Cara Menjaga Kelembaban Kulit Wajah Dengan Benar

  • Hindari si Kecil berada dibawah sinar ultraviolet yang terlalu lama. Pancaran sinar UV jika terlalu lama dapat membuat kulit kering dan kelembaban kulit berkurang.
  • Gunakan bedak dingin, topi atau payung yang dapat berfungsi untuk melindungi kulit wajah dari sinar matahari.
  • Biasakan untuk membersihkan kulit wajah bayi setelah melakukan aktivitas seharian.
  • Banyak konsumsi air putih untuk mengurangi terjadinya dehidrasi kulit wajah dan terhidar dari masalah kulit kering.
  • Gunakan pelembab wajah yang cocok untuk wajah bayi agar kulitnya tetap lembab dan terawat.

 

Bagaimanapun, kulit adalah pertahanan pertama melawan infeksi, iritasi, dan alergi. Untuk menjaga kulit tetap lembab, diperlukan produk perawatan kulit khusus. Selain memilih sabun yang memiliki pH seimbang, penggunaan moisturizer setelah mandi mutlak diperlukan.

Ada berbagai produk pelembab kulit yang mudah ditemukan di toko-toko. Tapi untuk kulit yang sensitif, Moms wajib lebih waspada saat memilihnya. Biasakan untuk membaca kemasan produk dan pilih yang bebas alkohol, sehingga kulit terhindar dari iritasi dan kulit kering.

Jangan lupa juga untuk memilih produk dengan pH seimbang dan mencantumkan label hypoallergenic yang ramah untuk kulit sensitif. Percayakan pada Cussons Baby SensiCare 24 hr Daily Moisturizing Lotion yang diformulasikan khusus untuk kulit bayi baru lahir, sensitif dan rentan eczema. Selain tinggi kandungan pelembap, produk ini juga bebas alkohol, bebas bahan kimia berbahaya seperti paraben serta mengandung Derma-softTM Complex Formula yang teruji klinis memberikan kelembapan 24 jam. Kandungan Natural Organic Oat, Olive Oil, Shea Butter, dan Ceramide di dalamnya mampu melapisi kulit, melembapkan, dan melindungi kulit agar tergaja kelembabannya sepanjang hari.

Cara melembabkan kulit kering harus Moms pahami. Jangan sampai salah mengenali kondisi kulit Moms dan rawat dengan produk perawatan kulit yang tepat.

 

TAGS: 

Artikel Lainnya

Kenapa Kulit Terasa Gatal? Kenali Siklus Gatal Garuk Ini!

Semakin digaruk, kulit semakin gatal. Ketika kulit semakin gatal, menggaruknya pun akan semakin sering. Begitu saja seterusnya sampai kulit terluka dan berdarah, barulah kita tersadar dan berhenti menggaruknya. Apakah si Kecil pernah mengalami hal ini Moms? Si Kecil...

Penyebab Gatal Alergi dan Cara Menangani Pada Kulit

Alergi pada kulit dapat terjadi pada siapa saja. Mulai dari orang dewasa hingga si Kecil bisa juga terkena alergi. Penyebabnya sangatlah bermacam – macam. Apalagi daya tahan tubuh si Kecil masih rentan. Reaksi alergi yang dialami ialah dengan munculnya gatal-gatal...

Penyebab Gatal Pada Kulit dan Cara Mengatasi

Gatal pada kulit sangatlah menggangu. Kondisi gatal–gatal disebut pruritus adalah hal normal terjadi. Rasa Sakit yang amat sangat dapat membuat Moms tidak nyaman, mengganggu kehidupan, hingga berakibat cemas maupun depresi. Moms harus berhati – hati jika tidak kunjung...

Kulit Sensitif – Perawatan dan Ciri – Ciri

Kulit Sensitif – Perawatan dan Ciri – Ciri

Kulit merah, gatal, atau muncul bintik merah pada kulit? Hal tersebut merupakan tanda – tanda umum bahwa si Kecil memiliki kulit yang sensitif. Kenali kondisi kulit dan jenis kulit sehingga Moms dapat merawat kulit si Kecil dengan baik. Apakah bayi Moms memiliki kulit sensitif? Atau memiliki kulit yang tidak cocok dengan bahan – bahan kimia?

 Berikut akan kami jelaskan terlebih dahulu apa itu kulit sensitif, ciri – ciri, cara menangani, mencegah, hingga merawat.

 

Pengertian Kulit Sensitif

Kulit sensitif adalah kulit yang rentan terserang iritasi atau alergi seperti ruam, bintik merah, atau alergi kulit lainnya. Kulit menjadi sensitif biasanya dikarenakan oleh penggunaan sabun, sampo, atau bahan – bahan yang tidak cocok untuk kulit. akibatnya kulit menjadi sensitif dan mudah iritasi. Si Kecil akan merasa gatal yang amat sangat, disertai juga perih pada kulit, hingga perasaan kulit yang kencang.

kulit sensitif

Kulit Sensitif – Perawatan dan Ciri – Ciri

Berbeda dengan jenis kulit lainnya, Kulit yang sensitif butuh perhatian yang lebih. Moms harus peka terhadap lingkungan serta bahan – bahan kimia yang sering digunakan untuk kulit si Kecil. Supaya Moms mengetahi cara merawatnya, ketahui terlebih dahulu ciri – ciri kulit sensitif berikut.

 

Ciri – Ciri Kulit Sensitif Pada Bayi

Kenali tanda – tanda kulit yang sensitif agar Moms dapat mengerti bagaimana cara mengatasinya. Cara merawat kulit biasa dengan kulit sensitif tidaklah sama. Dimulai dari penggunaan produk perawatan kulit, lingkungan, bahkan hingga penggunaan deterjen pada baju juga berbeda.

Berikut adalah tanda – tanda si Kecil memiliki kulit sensitif.

  1. Kulit Merah
    Ciri bayi memiliki kulit sensitif ialah perubahan warna pada kulit menjadi merah. Hal tersebut bisa juga diiringi dengan munculnya benjolan merah kecil pada kulit.

 

 

  1. Gatal Pada Kulit
    Tanda kulit sensitif yang selanjutnya ialah gatal pada kulit. Gejala gatal disebabkan karena iritasi pada kulit serta kelembapan kulit yang menurun sehingga muncul lah gatal. Kurangi gatal tersebut dengan menggunakan produk pelembab yang aman terhadap kulit.

 

  1. Ruam serta Bintik Merah pada Kulit
    Ruam dan bercak merah karena kesalahan menggunakan produk kulit serta faktor cuaca juga dapat menjadi tanda yang paling utama. Artinya, si Kecil telah memiliki kulit sensitif dan rentan terhadap ruam kulit.

 

 

  1. Wajah Merah Setelah Menggunakan Produk Tertentu
    Kulit memerah dan mulai terasa panas setelah menggunakan produk kulit tertentu? Hati – hati, bisa jadi kulit telah bereaksi pada produk tersebut. Kebanyakan bahan kimia tidak cocok pada kulit sehingga menimbulkan efek yang tidak baik pada kulit. Hindari penggunaan produk – produk kecantikan yang mengandung wewangian dan utamakan produk yang tidak memiliki bau sehingga aman untuk kulit.

 

  1. Alergi
    Salah memilih produk untuk kulit dapat menyebabkan kulit si Kecil alergi dan dari alergi itu bisa muncul bintik merah pada kulit dan akhirnya menciptakan kulit yang sensitif. Jika Moms sudah terlanjur salah memilih produk perawatan kulit, hentikan dahulu pemakaian produk apapun pada kulit selama 2 – 3 minggu. Baru setelah itu Moms dapat memilih produk perawatan kulit yang aman. Lebih baik lagi, jika Moms mengkonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter tentang kondisi kulit si Kecil.

 

Cara Merawat Kulit Sensitif

Kulit si Kecil rentan mudah kering, muncul bintik merah, atau gatal?? Bagi si Kecil yang memiliki ciri – ciri kulit diatas, Moms harus lebih teliti dalam merawatnya. Berikut adalah beberapa hal yang harus Moms perhatikan dalam cara merawat kulit sensitif.

  1. Hindari Sinar Matahari Siang Hari
    Pancaran sinar matahari lebih dari jam sepuluh pagi tidak baik untuk kulit. Sinar ultraviolet dapat merusak lapisan kulit, terlebih lagi jika si Kecil telah menderita ruam. Lindungi ruamnya dengan menggunakan pakaian tertutup atau topi untuk menghindari sinar matahari pada wajah.

 

  1. Pola Makan Yang Tepat
    Perbanyak konsumsi sayur serta asam lemak omega – 3 yang terdapat pada ikan. Konsumsi tempe rebus, sayur, dan kacang – kacangan yang tidak digoreng. Tubuh lebih menyukai pada makan – makanan yang dari tanaman ketimbang hewani, seperti daging. Makan – makanan yang dari tumbuhan juga baik untuk menjaga pertahanan dan kekebalan tubuh si Kecil.

 

Bagaimana cara memilih produk yang aman untuk kulit sensitif? Berikut akan kami jelaskan cara – caranya.

Memilih Produk Yang Aman Untuk Kulit Sensitif si Kecil

Moms perlu mengenal jenis – jenis kulit dan ciri – ciri kulit yang dimiliki oleh Moms serta si Kecil. Hal tersebut penting apalagi untuk dapat memilih produk perawatan kulit apa yang Aman untuk digunakan. Tidak semua jenis produk perawatan kulit dapat cocok dengan Moms dan kulit bayi.

kulit sensitif

Memilih Produk Yang Aman Untuk Kulit Sensitif si Kecil

Kulit bayi yang sangat halus dan lembut harus dijaga agar jangan sampai terkena ruam, bintik merah pada kulit, maupun gatal pada bayi. Salah satu perawatan kulit sensitif pada bayi adalah dengan memilih produk yang tepat. Ada beberapa hal yang dapat Moms pertimbangkan, seperti yang dijelaskan dermatolog Dr. Amy Kim dari situs bigcitymoms berikut ini.

 

  • Hypoallergenic dan Teruji Klinis
    Istilah hypoallergenic yang tercantum pada produk berarti ada campur tangan dermatolog yang meninjau produk dan melakukan uji alergi.Jika tidak terjadi alergi pada bayi, seperti ruam kulit atau bintik merah pada kulit bayi, maka label hypoallergenic bisa diberikan. Produk yang teruji Hypoallergenic artinya produk tersebut sangat kecil kemungkinan menyebabkan alergi saat digunakan oleh si kecil.

 

  • Ditujukan untuk Kulit Sensitif
    Produk yang dianggap aman dan cocok adalah produk yang telah mengalami pengujian klinis untuk membuktikan kemanan produknya. Cara cepat untuk menentukan apakah produk tersebut cocok digunakan untuk kulit bayi sensitif atau eczema prone adalah National Eczema Association’s (NEA) Seal of Approval. Ini artinya NEA telah melakukan penujian klinis sendiri dan membuktikan produk tersebut aman bagi kulit dan eksim.

 

  • pH Seimbang
    pH normal kulit bersifat asam, yaitu antara 4,5 sampai 5,5. Produk bisa dianggap memiliki pH seimbang jika memiliki kadar keasaman atau pH yang sama. Hal ini penting untuk perawatan kulit karena dapat menjaga mantel asam dan keseimbangan pH alami kulit

 

Beberapa pertimbangan ini bisa Moms pakai untuk memilih produk perawatan kulit bagi kulit bayi yang sensitif. Salah satunya Cussons Baby SensiCare Intensive Soothing Cream.

Selain memiliki pH seimbang, produk yang mengandung ekstra emollient ini juga telah teruji hypoallergenic dan dermatologis. Ditujukan untuk merawat kesehatan kulit wajah dan tubuh bayi, kandungan Natural Organic Oat, Olive Oil, Shea Butter, dan Ceramide di dalamnya telah terbukti melembabkan dan mengatasi kulit kering hingga 24 jam lamanya.

 

Percayakan Cussons Baby SensiCare untuk melindungi kulit yang sensitif. Selamat mencoba, Moms!

 

 

TAGS:

Artikel Lainnya

Kenapa Kulit Terasa Gatal? Kenali Siklus Gatal Garuk Ini!

Semakin digaruk, kulit semakin gatal. Ketika kulit semakin gatal, menggaruknya pun akan semakin sering. Begitu saja seterusnya sampai kulit terluka dan berdarah, barulah kita tersadar dan berhenti menggaruknya. Apakah si Kecil pernah mengalami hal ini Moms? Si Kecil...

Penyebab Gatal Alergi dan Cara Menangani Pada Kulit

Alergi pada kulit dapat terjadi pada siapa saja. Mulai dari orang dewasa hingga si Kecil bisa juga terkena alergi. Penyebabnya sangatlah bermacam – macam. Apalagi daya tahan tubuh si Kecil masih rentan. Reaksi alergi yang dialami ialah dengan munculnya gatal-gatal...

Penyebab Gatal Pada Kulit dan Cara Mengatasi

Gatal pada kulit sangatlah menggangu. Kondisi gatal–gatal disebut pruritus adalah hal normal terjadi. Rasa Sakit yang amat sangat dapat membuat Moms tidak nyaman, mengganggu kehidupan, hingga berakibat cemas maupun depresi. Moms harus berhati – hati jika tidak kunjung...