7 Cara Merawat Kulit Sensitif dan Kering

7 Cara Merawat Kulit Sensitif dan Kering

Cara merawat kulit sensitif dan kering berbeda dengan merawat kulit pada umumnya. Bayi baru lahir memiliki kulit yang  lebih tipis, lebih mudah kering dan sensitif sehingga  butuh perhatian ekstra dalam merawatnya. Kulit dengan jenis tersebut bersifat reaktif sehingga tidak boleh sembarangan menggunakan produk perawatan kulit. Terdapat berbagai cara merawat kulit sensitif dan kering yang ampuh untuk Moms terapkan.

Kulit lembab, cerah, tidak kusam serta bersih bersinar merupakan ciri – ciri kulit sehat yang merupakan dambaan setiap orang. Kulit bayi yang terawat dan memiliki tampilan cantik tersebut belum tentu bisa didapatkan dengan mudah. Berbagai cara ditempuh oleh setiap orang untuk memiliki kulit seperti itu.

cara merawat kulit

7 Cara Merawat Kulit Sensitif dan Kering

Perbedaan merawat kulit yang sensitif dan kering dibanding kulit normal, Moms harus lebih “awas” dalam memakai produk perawatan kulit pada si Kecil. Sangat penting untuk Moms mengetahui apakah si Kecil memiliki kulit yang sensitif atau kering.

Merawat Kulit

Kulit bayi sensitif adalah kondisi kulit yang lemah dan mudah terserang zat berbahaya seperti iritan, alergen atau mikroba dari luar. Memiliki kulit yang rentan terhadap serangan tersebut tidak boleh disepelekan begitu saja. Ketika merawat kulit tersebut Moms harus berhati – hati dalam memilih produk perawatan kulit untuk bayi. Produk yang memiliki pH tinggi, bahan – bahan kimia tertentu yang dapat merangsang kulit si Kecil sangat tidak dianjurkan. Moms harus lebih mengutamakan produk kulit yang lembut dan baik untuk merawat kulit si Kecil.

Selain menggunakan produk yang bisa Moms buat sendiri dari bahan-bahan yang alami,  memilih produk perawatan kulit yang tersedia di pasaran juga jadi pilihan. Akan tetapi Moms harus teliti dalam memilih produk, jangan lupa melihat kandungan yang terdapat pada produk tersebut. Jika Moms salah memilih produk perawatan kulit, maka dapat membuat masalah kulit si Kecil. Berikut ini akan dijelaskan beberapa hal tentang tips perawatan kulit yang cocok untuk Moms.

7 Cara Merawat Kulit Yang Aman Untuk Kesehatan

Berikut merupakan 7 Cara alami merawat kulit yang aman dan dapat Moms terapkan kepada si Kecil.

  1. Konsumsi Air Putih
    Cara alami merawat kulit yang pertama adalah dengan minum air putih sesuai kebutuhan. Jangan biarkan si Kecil mengalami dehidrasi. Dengan mengkonsumsi air yang cukup, maka hal tersebut juga dapat menyehatkan organ – organ pada tubuh. Air berfungsi untuk melembabkan kulit, dengan air juga dapat membuat kulit menjadi lebih sehat.Manfaat minum air untuk kesehatan kulit ialah mengurangi risiko terkena penyakit psoriasis, eksim, dan mengurangi keriput. 

 

 

  1. Jauhkan dari Sinar Ultraviolet Secara Langsung
    Pancaran sinar matahari secara langsung dapat berbahaya dan menyebabkan kerusakan kulit si Kecil. Jangan menggunakan sunscreen, sunblock atau tabir surya pada bayi yang masih berusia dibawah 6 bulan. Ketika usianya telah melewati 6 bulan, Moms dapat memberikan tabir surya yang aman dan tidak menyebabkan iritasi pada kulit bayi, dengan kandungan zinc oxide Biarkan si Kecil berada pada sinar matahari secara tidak langsung. Lindungi dengan menggunakan topi atau payung agar tetap mendapatkan manfaat dari sinar matahari untuk pembentukan Vitamin D. 

 

 

  1. Lakukan Pijatan Pada Kulit
    Manfaat pijat untuk kulit bayi adalah untuk peredaran darah si Kecil lebih lancar. Jika peredaran darah lebih lancar, maka pasokan oksigen serta nutrisi dari makanan akan terdistribusikan lebih merata. Pijat kulit dan tubuh si Kecil secara rutin paling tidak seminggu sekali mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki untuk melancarkan peredaran darah pada tubuh demi kesehatan kulit yang maksimal.

 

 

  1. Perhatikan pH pada produk
    pH pada produk dapat mempengaruhi tingkat pH pada kulit. Jika pH tidak seimbang dapat mengakibatkan kulit si bayi mudah iritasi, kering hingga munculnya ruam pada kulit. Gunakan produk perawatan kulit yang memiliki pH seimbang, yaitu antara 4,5 – 6. Rentang pH tersebut sesuai dengan rentang pH alami kulit sehingga kesehatan kulit tetap terjaga.

 

  1. Jangan Dimandikan Terlalu Sering
    Mandi terlalu sering dapat menyebabkan lapisan minyak alami pada kulit menghilang. Selain dari pada itu, kulit juga jadi mudah kering dan tidak lembab lagi. Jangan memandikan si Kecil terlalu sering, karena hal tersebut juga dapat membuat kulit bayi mudah Fungsi lapisan minyak alami selain melembabkan kulit ialah untuk melindungi kulit dari bakteri dan iritasi.

 

 

  1. Perhatikan Area Sela – Sela Kulit
    Lipatan atau sela – sela kulit si Kecil harus diperhatikan. Jaga daerah lipatannya tetap dalam kondisi bersih karena darah lipatan kulit umumnya susah dibersihkan sehingga rentan terjadiSetelah dibersihkan, bagian lipatan kulit ini juga perlu dikeringkan dengan benar.
  2. Pemakaian Antiseptik untuk Mencegah Infeksi
    Namanya juga orangtua baru, tentu ingin sang buah hati tumbuh sehat dan terhindar dari gangguan kesehatan yang disebabkan oleh kuman, Tidak heran jika kebanyakan orang menggunakan antiseptik atau produk antibakteri untuk merawat kulit sensitif pada bayi.Faktanya, menurut situs whattoexpect, sabun biasa juga bekerja baik dalam menghilangkan kuman. Sedangkan sabun antibakteri justru mengandung bahan kimia tambahan, seperti triclosan, yang malah memicu alergi pada bayi.

 

Bagaimana cara merawat kulit diatas? Sudah sampai mana Moms mengaplikasikan dan mengikuti tipsnya?

Dengan mengetahui permasalahan tentang kulit sensitif, Moms harus lebih paham risiko – risiko apa yang Akan si Kecil hadapi. Jika Moms telah mengetahui risiko yang akan dihadapi, selanjutnya Moms harus tau bagaimana cara menanggulangi dan menyelesaikan risiko tersebut. Perawatan kulit diatas dapat Moms lakukan kepada si Kecil, .Selanjutnya akan kita bahas tentang bahan – bahan alami yang dapat Moms coba untuk merawat kulit.

Merawat Kulit Sensitif Dengan Bahan Alami

Buat penganut gaya hidup sehat tentunya familiar dengan oat. Biji-bijian dengan nama ilmiah Avena sativa ini dikenal kaya vitamin, mineral, serat, dan antioksidan.

merawat kulit

Merawat Kulit Sensitif Dengan Bahan Alami

Selain baik bagi kesehatan tubuh, organic oat dapat digunakan untuk perawatan kulit sensitif, baik bagi bayi maupun orang dewasa. Yuk, kenali manfaat penggunaannya untuk kulit sensitif berikut ini.

 

Sejarah Penggunaan Oat untuk Perawatan Kulit

Penggunaan oat untuk merawat kulit telah dimulai sejak zaman Mesir kuno atau pada 2000 SM. Caranya pun cukup sederhana, yaitu dengan menambahkan oat yang sudah digiling ke dalam air mandi untuk membantu melembutkan kulit. Kini, oat telah diakui oleh Food and Drug Administration (FDA) sebagai salah satu bahan alami yang dapat melindungi dan merawat kulit secara efektif, terutama untuk kulit sensitive dan kulit atopik.

 

Kelebihan Oat untuk Merawat Kulit Sensitif

Telah digunakan selama berabad-abad lamanya, oat terbukti sangat baik merawat kulit, berkat kandungan bahan-bahan berikut ini:

  1. Pembersih Ringan untuk Kulit Sensitif

Kandungan saponin yang melimpah dalam gandum, menjadikan oat pembersih ringan yang baik bagi kulit sensitif. Secara alami, penggunaan oat dapat menghilangkan kotoran dari pori-pori kulit tanpa menyebabkan iritasi.

  1. Melindungi Kulit

Protein dalam oat menjaga penghalang alami kulit (skin barrier) dan melindungi kulit dari polutan. Sedangkan kandungan lemaknya membantu menjaga menjaga kulit dari iritasi akibatpengaruh sinar matahari.

  1. Mengatasi Ruam Kulit

Beta-glucan, salah satu kandungan penting dalam oat, terbukti mampu melindungi dan mempercepat penyembuhan saat kulit mengalami radang, iritasi, atau ruam kulit.

  1. Menjaga pH Kulit

Gatal dan kering pada kulit sensitif dapat dipicu oleh perubahan pH pada permukaan kulit yang cenderung asam. Menurut American Academy of Dermatology yang dikutip oleh situs huffingtonpost, oat dapat membantu menormalkan pH kulit, sehingga kesehatan kulit tetap terjaga.

  1. Menyejukkan kulit

Kandungan lainnya dalam oat, Avenanthramides, dikenal sebagai bahan yang ampuh “menyejukkan” kulit. Untuk kulit atopik pada bayi atau eczema prone, senyawa antioksidan alami ini efektif menghentikan siklus kimia pemicu gatal pada bayi sehingga bayi merasa nyaman.

  1. Menjaga Kelembapan Kulit

Oat juga merupakan pelembap kulit alami. Pati atau karbohidrat dalam oat dapat mengikat kadar air pada permukaan kulit. Sedangkan beta-glucan dapat menembus jauh ke dalam kulit dan melembapkan kulit yang rentan kering.

 

Kelebihan Produk yang Mengandung Oat

Kini, oat banyak ditemukan di berbagai produk perawatan kulit, terutama untuk perawatan kulit sensitif. Dalam bentuk yang sangat halus, oat menghasilkan campuran krim atau losion yang lebih konsisten.

Selain melembapkan, oat juga memiliki kemampuan sebagai antioksidan dan menetralisir pH sehingga mampu merawat kulit yang rentan kering. Ditambah risiko alergi yang sangat rendah, membuat produk berbahan oat dapat digunakan oleh semua jenis kulit, termasuk kulit bayi sensitif.

Manfaatkan oat dalam merawat kulit sensitif dapat ditemukan pada Cussons Baby SensiCare 24 hr Daily Moisturizing Lotion. Memiliki Derma-softTM Complex Formula, teksturnya yang kaya pelembap namun tidak berminyak, membuatnya mudah meresap ke dalam lapisan kulit bayi.

Produk terbaru ini terbukti efektif melembapkan kulit hingga 24 jam, berkat kandungan Natural Organic Oat, Olive Oil, Shea Butter, dan Ceramide di dalamnya.  Selain telah teruji hypoallergenic, Cussons Baby Sensicare 24 hr Daily Moisturizing Lotion ini juga memiliki pH seimbang, dan secara dermatologis dinyatakan sesuai untuk  kulit si Kecil.

Kenali manfaat oat yang baik bagi kulit sensitif bayi dan temukan produk perawatan kulit yang tepat guna melindungi kesehatan kulit Moms dan keluarga.

 

 

TAGS:

Artikel Lainnya

Mengenal Eksim Susu atau Ruam Susu Pada Bayi

Mengenal Eksim Susu atau Ruam Susu Pada Bayi

Eksim susu atau ruam susu adalah suatu permasalahan kulit yang menyerang bayi pada usia tahun pertama. Bayi baru lahir memiliki kulit yang tipis, rapuh, sensitif, dan kering, Moms. Dengan kondisi kulit seperti itu, Si Kecil rentan dengan berbagai permasalahan kulit....

Kenapa Kulit Terasa Gatal? Kenali Siklus Gatal Garuk Ini!

Kenapa Kulit Terasa Gatal? Kenali Siklus Gatal Garuk Ini!

Semakin digaruk, kulit semakin gatal. Ketika kulit semakin gatal, menggaruknya pun akan semakin sering. Begitu saja seterusnya sampai kulit terluka dan berdarah, barulah kita tersadar dan berhenti menggaruknya. Apakah si Kecil pernah mengalami hal ini Moms? Si Kecil...

Kulit Sensitif – Perawatan dan Ciri – Ciri

Kulit Sensitif – Perawatan dan Ciri – Ciri

Kulit merah, gatal, atau muncul bintik merah pada kulit? Hal tersebut merupakan tanda – tanda umum bahwa si Kecil memiliki kulit yang sensitif. Kenali kondisi kulit dan jenis kulit sehingga Moms dapat merawat kulit si Kecil dengan baik. Apakah bayi Moms memiliki kulit sensitif? Atau memiliki kulit yang tidak cocok dengan bahan – bahan kimia?

 Berikut akan kami jelaskan terlebih dahulu apa itu kulit sensitif, ciri – ciri, cara menangani, mencegah, hingga merawat.

 

Pengertian Kulit Sensitif

Kulit sensitif adalah kulit yang rentan terserang iritasi atau alergi seperti ruam, bintik merah, atau alergi kulit lainnya. Kulit menjadi sensitif biasanya dikarenakan oleh penggunaan sabun, sampo, atau bahan – bahan yang tidak cocok untuk kulit. akibatnya kulit menjadi sensitif dan mudah iritasi. Si Kecil akan merasa gatal yang amat sangat, disertai juga perih pada kulit, hingga perasaan kulit yang kencang.

kulit sensitif

Kulit Sensitif – Perawatan dan Ciri – Ciri

Berbeda dengan jenis kulit lainnya, Kulit yang sensitif butuh perhatian yang lebih. Moms harus peka terhadap lingkungan serta bahan – bahan kimia yang sering digunakan untuk kulit si Kecil. Supaya Moms mengetahi cara merawatnya, ketahui terlebih dahulu ciri – ciri kulit sensitif berikut.

 

Ciri – Ciri Kulit Sensitif Pada Bayi

Kenali tanda – tanda kulit yang sensitif agar Moms dapat mengerti bagaimana cara mengatasinya. Cara merawat kulit biasa dengan kulit sensitif tidaklah sama. Dimulai dari penggunaan produk perawatan kulit, lingkungan, bahkan hingga penggunaan deterjen pada baju juga berbeda.

Berikut adalah tanda – tanda si Kecil memiliki kulit sensitif.

  1. Kulit Merah
    Ciri bayi memiliki kulit sensitif ialah perubahan warna pada kulit menjadi merah. Hal tersebut bisa juga diiringi dengan munculnya benjolan merah kecil pada kulit.

 

 

  1. Gatal Pada Kulit
    Tanda kulit sensitif yang selanjutnya ialah gatal pada kulit. Gejala gatal disebabkan karena iritasi pada kulit serta kelembapan kulit yang menurun sehingga muncul lah gatal. Kurangi gatal tersebut dengan menggunakan produk pelembab yang aman terhadap kulit.

 

  1. Ruam serta Bintik Merah pada Kulit
    Ruam dan bercak merah karena kesalahan menggunakan produk kulit serta faktor cuaca juga dapat menjadi tanda yang paling utama. Artinya, si Kecil telah memiliki kulit sensitif dan rentan terhadap ruam kulit.

 

 

  1. Wajah Merah Setelah Menggunakan Produk Tertentu
    Kulit memerah dan mulai terasa panas setelah menggunakan produk kulit tertentu? Hati – hati, bisa jadi kulit telah bereaksi pada produk tersebut. Kebanyakan bahan kimia tidak cocok pada kulit sehingga menimbulkan efek yang tidak baik pada kulit. Hindari penggunaan produk – produk kecantikan yang mengandung wewangian dan utamakan produk yang tidak memiliki bau sehingga aman untuk kulit.

 

  1. Alergi
    Salah memilih produk untuk kulit dapat menyebabkan kulit si Kecil alergi dan dari alergi itu bisa muncul bintik merah pada kulit dan akhirnya menciptakan kulit yang sensitif. Jika Moms sudah terlanjur salah memilih produk perawatan kulit, hentikan dahulu pemakaian produk apapun pada kulit selama 2 – 3 minggu. Baru setelah itu Moms dapat memilih produk perawatan kulit yang aman. Lebih baik lagi, jika Moms mengkonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter tentang kondisi kulit si Kecil.

 

Cara Merawat Kulit Sensitif

Kulit si Kecil rentan mudah kering, muncul bintik merah, atau gatal?? Bagi si Kecil yang memiliki ciri – ciri kulit diatas, Moms harus lebih teliti dalam merawatnya. Berikut adalah beberapa hal yang harus Moms perhatikan dalam cara merawat kulit sensitif.

  1. Hindari Sinar Matahari Siang Hari
    Pancaran sinar matahari lebih dari jam sepuluh pagi tidak baik untuk kulit. Sinar ultraviolet dapat merusak lapisan kulit, terlebih lagi jika si Kecil telah menderita ruam. Lindungi ruamnya dengan menggunakan pakaian tertutup atau topi untuk menghindari sinar matahari pada wajah.

 

  1. Pola Makan Yang Tepat
    Perbanyak konsumsi sayur serta asam lemak omega – 3 yang terdapat pada ikan. Konsumsi tempe rebus, sayur, dan kacang – kacangan yang tidak digoreng. Tubuh lebih menyukai pada makan – makanan yang dari tanaman ketimbang hewani, seperti daging. Makan – makanan yang dari tumbuhan juga baik untuk menjaga pertahanan dan kekebalan tubuh si Kecil.

 

Bagaimana cara memilih produk yang aman untuk kulit sensitif? Berikut akan kami jelaskan cara – caranya.

Memilih Produk Yang Aman Untuk Kulit Sensitif si Kecil

Moms perlu mengenal jenis – jenis kulit dan ciri – ciri kulit yang dimiliki oleh Moms serta si Kecil. Hal tersebut penting apalagi untuk dapat memilih produk perawatan kulit apa yang Aman untuk digunakan. Tidak semua jenis produk perawatan kulit dapat cocok dengan Moms dan kulit bayi.

kulit sensitif

Memilih Produk Yang Aman Untuk Kulit Sensitif si Kecil

Kulit bayi yang sangat halus dan lembut harus dijaga agar jangan sampai terkena ruam, bintik merah pada kulit, maupun gatal pada bayi. Salah satu perawatan kulit sensitif pada bayi adalah dengan memilih produk yang tepat. Ada beberapa hal yang dapat Moms pertimbangkan, seperti yang dijelaskan dermatolog Dr. Amy Kim dari situs bigcitymoms berikut ini.

 

  • Hypoallergenic dan Teruji Klinis
    Istilah hypoallergenic yang tercantum pada produk berarti ada campur tangan dermatolog yang meninjau produk dan melakukan uji alergi.Jika tidak terjadi alergi pada bayi, seperti ruam kulit atau bintik merah pada kulit bayi, maka label hypoallergenic bisa diberikan. Produk yang teruji Hypoallergenic artinya produk tersebut sangat kecil kemungkinan menyebabkan alergi saat digunakan oleh si kecil.

 

  • Ditujukan untuk Kulit Sensitif
    Produk yang dianggap aman dan cocok adalah produk yang telah mengalami pengujian klinis untuk membuktikan kemanan produknya. Cara cepat untuk menentukan apakah produk tersebut cocok digunakan untuk kulit bayi sensitif atau eczema prone adalah National Eczema Association’s (NEA) Seal of Approval. Ini artinya NEA telah melakukan penujian klinis sendiri dan membuktikan produk tersebut aman bagi kulit dan eksim.

 

  • pH Seimbang
    pH normal kulit bersifat asam, yaitu antara 4,5 sampai 5,5. Produk bisa dianggap memiliki pH seimbang jika memiliki kadar keasaman atau pH yang sama. Hal ini penting untuk perawatan kulit karena dapat menjaga mantel asam dan keseimbangan pH alami kulit

 

Beberapa pertimbangan ini bisa Moms pakai untuk memilih produk perawatan kulit bagi kulit bayi yang sensitif. Salah satunya Cussons Baby SensiCare Intensive Soothing Cream.

Selain memiliki pH seimbang, produk yang mengandung ekstra emollient ini juga telah teruji hypoallergenic dan dermatologis. Ditujukan untuk merawat kesehatan kulit wajah dan tubuh bayi, kandungan Natural Organic Oat, Olive Oil, Shea Butter, dan Ceramide di dalamnya telah terbukti melembabkan dan mengatasi kulit kering hingga 24 jam lamanya.

 

Percayakan Cussons Baby SensiCare untuk melindungi kulit yang sensitif. Selamat mencoba, Moms!

 

 

TAGS:

Artikel Lainnya

Mengenal Eksim Susu atau Ruam Susu Pada Bayi

Mengenal Eksim Susu atau Ruam Susu Pada Bayi

Eksim susu atau ruam susu adalah suatu permasalahan kulit yang menyerang bayi pada usia tahun pertama. Bayi baru lahir memiliki kulit yang tipis, rapuh, sensitif, dan kering, Moms. Dengan kondisi kulit seperti itu, Si Kecil rentan dengan berbagai permasalahan kulit....

Kenapa Kulit Terasa Gatal? Kenali Siklus Gatal Garuk Ini!

Kenapa Kulit Terasa Gatal? Kenali Siklus Gatal Garuk Ini!

Semakin digaruk, kulit semakin gatal. Ketika kulit semakin gatal, menggaruknya pun akan semakin sering. Begitu saja seterusnya sampai kulit terluka dan berdarah, barulah kita tersadar dan berhenti menggaruknya. Apakah si Kecil pernah mengalami hal ini Moms? Si Kecil...