Kulit Sensitif – Perawatan dan Ciri – Ciri

Kulit Sensitif – Perawatan dan Ciri – Ciri

Kulit merah, gatal, atau muncul bintik merah pada kulit? Hal tersebut merupakan tanda – tanda umum bahwa si Kecil memiliki kulit yang sensitif. Kenali kondisi kulit dan jenis kulit sehingga Moms dapat merawat kulit si Kecil dengan baik. Apakah bayi Moms memiliki kulit sensitif? Atau memiliki kulit yang tidak cocok dengan bahan – bahan kimia?

 Berikut akan kami jelaskan terlebih dahulu apa itu kulit sensitif, ciri – ciri, cara menangani, mencegah, hingga merawat.

 

Pengertian Kulit Sensitif

Kulit sensitif adalah kulit yang rentan terserang iritasi atau alergi seperti ruam, bintik merah, atau alergi kulit lainnya. Kulit menjadi sensitif biasanya dikarenakan oleh penggunaan sabun, sampo, atau bahan – bahan yang tidak cocok untuk kulit. akibatnya kulit menjadi sensitif dan mudah iritasi. Si Kecil akan merasa gatal yang amat sangat, disertai juga perih pada kulit, hingga perasaan kulit yang kencang.

kulit sensitif

Kulit Sensitif – Perawatan dan Ciri – Ciri

Berbeda dengan jenis kulit lainnya, Kulit yang sensitif butuh perhatian yang lebih. Moms harus peka terhadap lingkungan serta bahan – bahan kimia yang sering digunakan untuk kulit si Kecil. Supaya Moms mengetahi cara merawatnya, ketahui terlebih dahulu ciri – ciri kulit sensitif berikut.

 

Ciri – Ciri Kulit Sensitif Pada Bayi

Kenali tanda – tanda kulit yang sensitif agar Moms dapat mengerti bagaimana cara mengatasinya. Cara merawat kulit biasa dengan kulit sensitif tidaklah sama. Dimulai dari penggunaan produk perawatan kulit, lingkungan, bahkan hingga penggunaan deterjen pada baju juga berbeda.

Berikut adalah tanda – tanda si Kecil memiliki kulit sensitif.

  1. Kulit Merah
    Ciri bayi memiliki kulit sensitif ialah perubahan warna pada kulit menjadi merah. Hal tersebut bisa juga diiringi dengan munculnya benjolan merah kecil pada kulit.

 

 

  1. Gatal Pada Kulit
    Tanda kulit sensitif yang selanjutnya ialah gatal pada kulit. Gejala gatal disebabkan karena iritasi pada kulit serta kelembapan kulit yang menurun sehingga muncul lah gatal. Kurangi gatal tersebut dengan menggunakan produk pelembab yang aman terhadap kulit.

 

  1. Ruam serta Bintik Merah pada Kulit
    Ruam dan bercak merah karena kesalahan menggunakan produk kulit serta faktor cuaca juga dapat menjadi tanda yang paling utama. Artinya, si Kecil telah memiliki kulit sensitif dan rentan terhadap ruam kulit.

 

 

  1. Wajah Merah Setelah Menggunakan Produk Tertentu
    Kulit memerah dan mulai terasa panas setelah menggunakan produk kulit tertentu? Hati – hati, bisa jadi kulit telah bereaksi pada produk tersebut. Kebanyakan bahan kimia tidak cocok pada kulit sehingga menimbulkan efek yang tidak baik pada kulit. Hindari penggunaan produk – produk kecantikan yang mengandung wewangian dan utamakan produk yang tidak memiliki bau sehingga aman untuk kulit.

 

  1. Alergi
    Salah memilih produk untuk kulit dapat menyebabkan kulit si Kecil alergi dan dari alergi itu bisa muncul bintik merah pada kulit dan akhirnya menciptakan kulit yang sensitif. Jika Moms sudah terlanjur salah memilih produk perawatan kulit, hentikan dahulu pemakaian produk apapun pada kulit selama 2 – 3 minggu. Baru setelah itu Moms dapat memilih produk perawatan kulit yang aman. Lebih baik lagi, jika Moms mengkonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter tentang kondisi kulit si Kecil.

 

Cara Merawat Kulit Sensitif

Kulit si Kecil rentan mudah kering, muncul bintik merah, atau gatal?? Bagi si Kecil yang memiliki ciri – ciri kulit diatas, Moms harus lebih teliti dalam merawatnya. Berikut adalah beberapa hal yang harus Moms perhatikan dalam cara merawat kulit sensitif.

  1. Hindari Sinar Matahari Siang Hari
    Pancaran sinar matahari lebih dari jam sepuluh pagi tidak baik untuk kulit. Sinar ultraviolet dapat merusak lapisan kulit, terlebih lagi jika si Kecil telah menderita ruam. Lindungi ruamnya dengan menggunakan pakaian tertutup atau topi untuk menghindari sinar matahari pada wajah.

 

  1. Pola Makan Yang Tepat
    Perbanyak konsumsi sayur serta asam lemak omega – 3 yang terdapat pada ikan. Konsumsi tempe rebus, sayur, dan kacang – kacangan yang tidak digoreng. Tubuh lebih menyukai pada makan – makanan yang dari tanaman ketimbang hewani, seperti daging. Makan – makanan yang dari tumbuhan juga baik untuk menjaga pertahanan dan kekebalan tubuh si Kecil.

 

Bagaimana cara memilih produk yang aman untuk kulit sensitif? Berikut akan kami jelaskan cara – caranya.

Memilih Produk Yang Aman Untuk Kulit Sensitif si Kecil

Moms perlu mengenal jenis – jenis kulit dan ciri – ciri kulit yang dimiliki oleh Moms serta si Kecil. Hal tersebut penting apalagi untuk dapat memilih produk perawatan kulit apa yang Aman untuk digunakan. Tidak semua jenis produk perawatan kulit dapat cocok dengan Moms dan kulit bayi.

kulit sensitif

Memilih Produk Yang Aman Untuk Kulit Sensitif si Kecil

Kulit bayi yang sangat halus dan lembut harus dijaga agar jangan sampai terkena ruam, bintik merah pada kulit, maupun gatal pada bayi. Salah satu perawatan kulit sensitif pada bayi adalah dengan memilih produk yang tepat. Ada beberapa hal yang dapat Moms pertimbangkan, seperti yang dijelaskan dermatolog Dr. Amy Kim dari situs bigcitymoms berikut ini.

 

  • Hypoallergenic dan Teruji Klinis
    Istilah hypoallergenic yang tercantum pada produk berarti ada campur tangan dermatolog yang meninjau produk dan melakukan uji alergi.Jika tidak terjadi alergi pada bayi, seperti ruam kulit atau bintik merah pada kulit bayi, maka label hypoallergenic bisa diberikan. Produk yang teruji Hypoallergenic artinya produk tersebut sangat kecil kemungkinan menyebabkan alergi saat digunakan oleh si kecil.

 

  • Ditujukan untuk Kulit Sensitif
    Produk yang dianggap aman dan cocok adalah produk yang telah mengalami pengujian klinis untuk membuktikan kemanan produknya. Cara cepat untuk menentukan apakah produk tersebut cocok digunakan untuk kulit bayi sensitif atau eczema prone adalah National Eczema Association’s (NEA) Seal of Approval. Ini artinya NEA telah melakukan penujian klinis sendiri dan membuktikan produk tersebut aman bagi kulit dan eksim.

 

  • pH Seimbang
    pH normal kulit bersifat asam, yaitu antara 4,5 sampai 5,5. Produk bisa dianggap memiliki pH seimbang jika memiliki kadar keasaman atau pH yang sama. Hal ini penting untuk perawatan kulit karena dapat menjaga mantel asam dan keseimbangan pH alami kulit

 

Beberapa pertimbangan ini bisa Moms pakai untuk memilih produk perawatan kulit bagi kulit bayi yang sensitif. Salah satunya Cussons Baby SensiCare Intensive Soothing Cream.

Selain memiliki pH seimbang, produk yang mengandung ekstra emollient ini juga telah teruji hypoallergenic dan dermatologis. Ditujukan untuk merawat kesehatan kulit wajah dan tubuh bayi, kandungan Natural Organic Oat, Olive Oil, Shea Butter, dan Ceramide di dalamnya telah terbukti melembabkan dan mengatasi kulit kering hingga 24 jam lamanya.

 

Percayakan Cussons Baby SensiCare untuk melindungi kulit yang sensitif. Selamat mencoba, Moms!

 

 

TAGS:

Artikel Lainnya

7 Cara Merawat Kulit Sensitif dan Kering

Cara merawat kulit sensitif dan kering berbeda dengan merawat kulit pada umumnya. Bayi baru lahir memiliki kulit yang  lebih tipis, lebih mudah kering dan sensitif sehingga  butuh perhatian ekstra dalam merawatnya. Kulit dengan jenis tersebut bersifat reaktif sehingga...

5 Cara Melembabkan Kulit Wajah Kering si Kecil

Cara melembabkan kulit kering pada wajah si Kecil dengan menggunakan bahan – bahan alami. Kulit yang kering disebabkan karena lapisan kulit epidermis telah kehilangan air dan lipid pada kulit. Temukan cara – cara alami dalam melembabkan kulit wajah kering dengan aman...

Kulit Sensitif – Perawatan dan Ciri – Ciri

Kulit merah, gatal, atau muncul bintik merah pada kulit? Hal tersebut merupakan tanda – tanda umum bahwa si Kecil memiliki kulit yang sensitif. Kenali kondisi kulit dan jenis kulit sehingga Moms dapat merawat kulit si Kecil dengan baik. Apakah bayi Moms memiliki kulit...

Kulit – Pengertian dan Cara Merawat

Kulit – Pengertian dan Cara Merawat

KULIT

Kulit merupakan salah satu bagian paling penting pada tubuh manusia. Setiap kulit pada manusia tersusun dari tiga bagian penting, yaitu epidermis, dermis, dan hipodermis. Fungsi pada setiap bagian berbeda – beda. Dalam merawat kulit kita harus mengetahui fungsi – fungsinya terlebih dahulu. Kulit yang sensitif dan kering, membutuhkan perhatian ekstra. Yuk, kenali apa saja tentang kulit dan bagaimana cara menanganinya.

Pengertian Kulit

Apa itu kulit?

Kulit adalah lapisan terluar pada tubuh manusia dan memiliki tiga lapisan, terdiri oleh epidermis, dermis atau biasa disebut kulit jangat, dan juga hipodermis yaitu lapisan lemak pada bawah kulit.

kulit

Apa Itu Kulit dan Cara Merawat

Fungsi dari kulit adalah untuk tempat keluarnya keringat karena pada lapisan kulit terdapat kelenjar keringat. Selain dari pada itu, juga berfungsi untuk pelindung pada tubuh dari hal – hal yang dapat membahayakan. Mari kita bahas satu per satu fungsi dari setiap lapisan kulit manusia!

Apakah Fungsi Kulit Bagi Tubuh?

Kulit manusia memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:

  • Melindungi tubuh dari bahaya
    Kulit menjaga tubuh kida dari bahaya yang dimaksud adalah dari zat – zat organisme yang tidak terlihat mata. Bahaya dari sinar UV matahari, atau juga bahaya dari benda – benda yang dapat melukai tubuh.
  • Berfungsi sebagai indra peraba
    Selain dari indra penglihatan, indra pencium, indra pendengar, dan perasa, indra penglihatan juga memberikan peranan penting dalam kehidupan kita.
  • Untuk alat ekresi
    Ekresi atau sebagai tempat keluarnya keringat pada tubuh. Keringat adalah sisa – sisa dari metabolisme kita setelah lelah melakukan aktivitas dan tidak terpakai lagi oleh tubuh. Sebanyak kurang lebih 1 liter keringat dalam sehari yang dikeluarkan oleh manusia melalui pori – pori kecil pada kulit.
  • Berfungsi sebagai pengatur suhu
    Kulit berfungsi untuk menjaga suhu pada tubuh supaya tidak terpengaruh oleh suhu diluar tubuh. Artinya suhu atau kondisi badan tidak akan berubah meskipun suhu di lingkungan telah berubah.
  • Tempat Menyimpan Lemak
    Lapisan paling bawah kulit atau yang dikenal dengan nama dermis berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan lemak.
  • Sebagai Tempat Pembuatan Vitamin D
    Kulit memiliki provitamin D. Dengan dukungan dan bantuan dari sinar ultraviolet yang dihasilkan oleh matahari, provitamin tersebut diubah menjadi vitamin D yang berguna bagi tubuh.

Fungsi dari setiap lapisan kulit manusia berbeda – beda. Setiap lapisan berguna untuk memproses vitamin, mengelola lemak, dan melindungi tubuh. Apa saja lapisan kulit tersebut, dan bagaimana setiap lapisan memberikan manfaat bagi tubuh?

Apa Saja Lapisan Kulit?

Kulit memiliki tiga lapisan penting didalamnya, seperti:

  • Lapisan Epidermis atau lapisan luar, yaitu lapisan yang berada pada bagian paling luar kulit. Tidak memiliki pembuluh darah dan memilik tebal lebih kurang 0,1 mm.
  • Lapisan Dermis, adalah lapisan yang memiliki pembuluh darah, lapisan rambut, kelenjar minyak, dan saraf – saraf indra perasa.
  • Lapisan Hipodermis atau bisa disebut jaringan paling bawah kulit, merupakan lapisan yang terletak pada bagian paling bawah setelah dermis. Fungsi dari lapisan hipodermis adalah untuk menyimpan lemak pada tubuh dan melindungi tubuh dari benturan benda – benda asing.

Setiap lapisan kulit akan berpengaruh pada kinerja lapisan kulit lainnya. Masing – masing lapisan kulit memegang peranan penting pada tubuh. Tiap lapisan kulit manusia tersebut harus dijaga dan dirawat. Cara merawatnya pun berbeda – beda.

Merawat kulit sensitif tidak sama dengan merawat kulit kering. Oleh karena itu, sebelum dapat merawat kulit, ada baiknya Bunda mengetahui tentang cara merawat kulit berdasarkan jenis – jenis kulit yang ada.

 

Kulit Sensitif

Memiliki kulit sensitif biasanya lebih rentan terkena gangguan, seperti ruam, bintik merah, dan alergi. Agar tidak berubah semakin parah dan membuat kurang nyaman, kulit wajib dirawat dengan produk berbahan khusus, salah satunya yang mengandung ceramide.

Menurut dr. Nadia Octavia dari situs klikdokter, ceramide merupakan sejenis lemak yang ada pada membran sel. Molekul – molekul lipid ini adalah komponen penting lapisan luar kulit yang membantu menjaga, baik dari polusi, bakteri, hingga membatasi hilangnya air dari dalam kulit.

Tidak hanya ada di kulit bayi saja, bahkan orang dewasa memiliki dan membutuhkannya sebagai pelindung. Jika kadar ceramide di lapisan epidermis, bagian terluar di kulit, hanya sedikit maka kulit cenderung mudah kering, sensitif, dan rentan eksim. Oleh karena itu, orang dewasa pun membutuhkan perawatan kulit sensitif yang sama dengan kulit sensitif pada bayi, yaitu dengan menggunakan produk dengan kadar pelembap tinggi dan ceramide di dalamnya.

Apa itu ceramide? Kenali beberapa manfaat ceramide bagi kulit sensitif.

Manfaat Ceramide Pada Kulit

Mencegah Hilangnya Air dari Kulit

Dalam memilih bahan yang aman untuk kulit sensitf dan kulit kering harus lebih berhati – hati. Selain dari beberapa bahan organic yang aman untuk merawat kulit, beberapa bahan organic juga digunakan demi merawat kulit yang halus dan lembut. Terlebih lagi bahan – bahan yang digunakan memang harus aman untuk kulit.

Bahan kimia yang keras dalam produk skincare dapat menghabiskan kadar air pada kulit dan membuatnya makin kering. Selain itu, penggunaan air yang terlalu panas, juga dapat memberikan efek yang sama.

Agar terhindar dari kulit kering atau rentan mengalami ruam, Bunda disarankan untuk menggunakan produk skincare khusus yang mengandung ceramide. Lemak baik ini yang akan menjaga kulit bayi maupun orang dewasa tetap kenyal dan lembap, karena ceramide membangun ‘dinding’ yang mencegah hilangnya air dari dalam kulit.

Melindungi Kulit dari Polusi

Kulit kering yang dipicu oleh kurangnya kadar ceramide pada lapisan terluar akan mengalami gangguan pada salah satu fungsinya, yaitu penghalang alami terhadap polusi. Menurut Rachel Nazarian, MD, dermatolog yang berbasis di New York City menyebutkan, kulit yang kering dan mengelupas dapat menyebabkan bahan pemicu iritasi dan alergi masuk dengan lebih mudah. Inilah pentingnya menggunakan produk berbahan ceramide yang akan membentuk penghalang waterproof di lapisan atas kulit.

Menjaga Kelembaban Kulit

Pernah melihat bintik merah, gatal, dan kasar pada kulit? Inilah yang disebut eksim dan biasanya muncul pada pipi atau bagian sikut dan lutut. Selain disebabkan oleh faktor genetik, kulit bayi maupun orang dewasa yang sensitif juga dipicu oleh kurangnya kadar ceramide pada lapisan kulit terluar.

Penggunaan produk perawatan, terutama untuk kulit bayi yang mengandung ceramide, memiliki kemampuan untuk mengembalikan kondisi kulit agar sehat seperti semula. Mulai dari mengurangi kekeringan, kemerahan, dan meredakan iritasi.

Ceramide berguna untuk merawat kulit dan menjaga kulit agar tetap lembab serta terlindung dari polusi. Berbeda dengan bahan organik berikut ini, minyak zaitun. Bahan organik ini dapat Bunda gunakan untuk kulit yang sensitif dan rentan terkena eksim, ruam, serta bintik merah.

Kulit Kering

Kulit kering adalah suatu kondisi yang sangat umum untuk terjadi pada setiap kulit, hal tersebut terjadi karena kurangnya cairan pada lapisan paling luar, yaitu lapisan epidermis.

Kulit kering biasa disebut dengan xerosis. Semua orang bisa mengalami kondisi kulit kering, tidak peduli orang dewasa, anak kecil, pria, ataupun wanita dapat mengalaminya. Terdapat beberapa faktor terjadinya kulit kering, salah satunya ialah, usia. Umumnya orang – orang tua dan sudah lanjut usia memiliki potensi lebih besar untuk memiliki kulit yang kering.

Gejala Kulit Kering

Beberapa orang berpikir, bahwa mereka akan mengalami kulit kering seumur hidup mereka. Padahal itu semua adalah salah. Kondisi kulit kering ini tidak berlangsung lama, biasanya hanya beberapa waktu saja atau bersifat sementara.

Terdapat beberapa gejala kulit kering yang sering ditemui, yaitu kulit Bunda akan terlihat dan terasa kasar jika dipegang. Lalu, sang penderita akan merasa kulitnya kaku ketika ia mandi, setelah mandi, atau setiap dalam kondisi basah. Terkadang perasaan tersebut diselingi dengan perasaan gatal.

Gejala kulit kering lainnya ialah, terdapat retakan pada kulit atau sekedar garis halus. Tanda kulit kering yang paling terlihat yaitu bersisik. Bahkan gejala yang lebih parahnya lagi ialah, retakan pada kulit tersebut akan berdarah.

Cara Merawat Kulit

Salah merawat atau memilih produk perawatan kulit sensitif dan kering, bisa-bisa terkena ruam kulit, bintik merah, maupun alergi. Oleh karenanya, pastikan produk yang dipilih mengandung bahan-bahan alami terbaik yang baik bagi kulit.

Lalu, kenapa harus memilih yang organik?  Menurut penuturan dr Adithia Kwee di laman klikdokter, tanaman organik lebih segar dan lebih sehat karena tidak mengandung bahan kimia berlebihan. Penanganan tumbuhannnya juga dilakukan secara alami, sehingga lebih baik untuk kulit ekstra sensitif.

Berikut adalah daftar bahan organik yang baik untuk kulit:

Natural Organic Oat

Oatmeal dikenal baik dikonsumsi untuk kesehatan karena kaya akan serat dan vitamin, sehingga memberikan energi sepanjang hari. Selain itu, oat juga berkhasiat bagi kulit si kecil karena sifat anti-inflamasi yang membantu mengurangi ruam, gatal pada bayi, dan bintik merah pada kulit bayi. Selain itu, penggunaan produk yang mengandung oatmeal juga melembapkan dan membantunya terasa lembut juga lentur.

Natural Olive Oil

Minyak zaitun bukan hanya memiliki tempat tersendiri di dapur, tapi juga di dunia kecantikan. Selain memberikan manfaat besar bagi kulit orang dewasa, minyak zaitun juga menjadi pelembap sempurna untuk kulit bayi. Kandungan lemak sehat, vitamin E, antioksidan fenolik, asam squalene, dan oleat, membuat minyak zaitun ampuh mengatasi ruam popok.

Situs momjunction menyarankan untuk mencampur dua sendok makan minyak zaitun dalam satu sendok makan air. Gosokkan pada telapak tangan dan oleskan dengan lembut pada area kulit bayi yang tertutup oleh popok.

Natural Argan Oil

Kebanyakan Bunda mengeluhkan masalah kulit bayi kering dan sulit mencari produk perawatan kulit yang tepat. Salah satu bahan alami yang dipercaya dapat menjaga kulit bayi agar tetap lembap adalah minyak argan. Telah menjadi rahasia kecantikan orang-orang Maroko kuno, minyak argan murni memiliki kadar vitamin E hampir 300 persen lebih banyak dari minyak zaitun.

Tidak heran jika minyak argan cocok digunakan untuk merawat kulit dan rambut bayi. Selain tidak berminyak dan mudah meresap, minyak argan secara efektif dapat mencegah ruam popok dan iritasi kulit. Bisa juga dimanfaatkan untuk menghilangkan kerak kulit mati pada rambut, atau dikenal dengan cradle cap.

Natural Shea Butter

Superfood bagi kulit ini berasal dari biji buah pohon shea dan kaya akan vitamin A dan E. Selain memberikan perlindungan terhadap sinar matahari, shea butter telah digunakan di negara-negara Afrika untuk merawat kulit dan rambut, berkat kandungan asam lemak esensial di dalamnya.

Selain membantu mengunci kelembapan alami, produk yang mengandung shea butter juga membantu mengurangi iritasi dan memicu produksi kolagen alami. Jika digunakan dalam jangka waktu panjang, kulit akan terlindungi dari kering dan terkelupas.

Merawat Kulit Dengan Bahan Alami

Produk alami atau organik lebih baik untuk kesehatan kulit Anda. Terlebih lagi jika Bunda memiliki kulit yang sensiif dan kering, lebih baik dirawat dengan bahan – bahan alami. Bunda harus berhati – hati jika memiliki tipe – tipe kulit tersebut.

Menggunakan minyak zaitun dan argan bisa menjadi alternative bahan alami lainnya dalam merawat kulit. Ketahuilah beberapa manfaat dari minyak zaitun dan argan pada kulit.

Manfaat Minyak Zaitun dan Argan Untuk Kulit

Kondisi kulit yang sensitif membuat Bunda rentan terkena ruam, bintik merah, dan gatal. Hal tersebut membuat Bunda harus putar otak mencari produk perawatan kulit. Salah satu hal yang dipertimbangkan adalah kandungan bahan alami yang efektif melindungi kulit dari kering dan eksim.

merawat kulit

Manfaat minyak zaitun dan argan untuk kulit

Minyak nabati, seperti minyak zaitun dan argan akan memberikan banyak manfaat, seperti berikut ini.

Minyak Zaitun Untuk Melindungi Kulit

Siapa yang tidak mengenal minyak zaitun? Tidak hanya baik bagi kesehatan tubuh, tapi juga terbukti menjadi pelembap yang tepat bagi kulit bayi sensitif, berkat kandungan lemak sehat, vitamin E, antioksidan fenol, asam squalene, dan oleat.

Selain itu, minyak zaitun juga dapat membantu anak-anak untuk mengurangi ruam popok pada bayi. Bintik merah pada kulit dan gatal pada bayi yang dipicu iritasi penggunaan popok ini dapat segera diatasi. Cukup dengan mengoleskan campuran minyak zaitun dan air ke area kulit yang tertutup oleh popok.

Minyak Zaitun Mencegah Kerusakan rambut

Minyak zaitun terbukti efektif mengatasi cradle cap, lapisan kulit kering mirip ketombe yang ada di kepala bayi. Cukup pijatkan dengan lembut ke area yang bermasalah lalu biarkan 10-20 menit. Cuci rambut seperti biasa menggunakan sampo ringan dan air hangat. Selain itu, mengoleskan minyak zaitun ke kulit kepala juga dapat membantu menguatkan rambut bayi dan melembutkan rambutnya yang kasar.

Minyak Argan Melembapkan Kulit

Popularitas minyak Argan mulai naik daun sejak banyaknya manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh “minyak ajaib” ini. Berasal dari buah pohon Argan yang hanya tumbuh di Maroko, minyak Argan dikenal juga sebagai emas cair karena manfaatnya bagi kecantikan yang sudah dikenal selama berabad-abad.

merawat kulit dengan bahan alami

Cara merawat kulit kering dan sensitif dengan bahan alami

Minyak argan kaya akan asam lemak esensial, antioksidan, vitamin (terutama Vitamin A dan Vitamin E) dan mineral. Nutrisi ini dapat meningkatkan kesehatan kulit, melembabkan kulit sekaligus melembutkan.

Minyak Argan Membuat Rambut Lembut dan Berkilap

Selain membantu menangani cradle cap, minyak Argan juga dapat menjaga kelembutan rambut dan mengurangi rambut patah maupun bercabang. Begitu juga dengan mengaplikasikan beberapa tetes minyak Argan pada rambut bayi setiap hari akan memberinya kilau instan dan mengkilap. Minyak akan segera meresap ke dalam rambut dan memberikan nutrisi penting, termasuk melindungi rambut dari kusam akibat paparan sinar matahari.

Mencegah Kusut di Rambut Si Kecil

Rambut anak mulai terlihat kusut? Jangan gunakan sisir untuk langsung mengurainya karena membuat bayi kesakitan dan justru memicu rontok. Oleskan minyak argan dari kulit kepala hingga ujung rambut untuk membuat rambut anak jadi kuat dan bebas kusut.

Manfaatkan bahan-bahan alami seperti minyak zaitun dan minyak argan, yang terbukti ampuh merawat kulit sensitif.

Oleh karna itu, bagaimana cara memilih produk alami dan aman untuk kulit? Berikut beberapa tips yang harus Bunda perhatikan dalam memilih produk yang aman untuk kulit!

Cara Memilih Produk Yang Aman Untuk Kulit

Kulit sensitif rentan mengalami alergi, eksim, kulit kering, hingga ruam popok pada bayi. Sebagian besar gangguan pada kulit ini kemungkinan berasal dari ketidakseimbangan tingkat pH kulitnya.

Apa itu pH?

Bunda mungkin sudah sering mendengar, membaca, atau membicarakan tentang pH, tapi belum betul-betul memahaminya. Merupakan singkatan dari potensial hydrogen, skala ini diberikan menunjukkan seberapa asam atau basa suatu zat. Misalnya pH1-pH6 disebut asam, pH7 adalah netral, sedangkan pH8-pH 14 menunjukkan zat basa.

Skala pH pada Kulit

Beberapa minggu setelah kelahiran, pH kulit bayi berubah dari pH netral menjadi lebih asam. Hal ini disebabkan oleh mulai berkembangnya kalenjar keringat dan sebaceous yang membuat pH menurun.

Kulit bayi yang memiliki pH cenderung asam ini wajib dijaga agar tidak mengalami perubahan yang dapat memicu berbagai gangguan. Salah satunya dengan memilih produk yang punya pH seimbang.

Menjaga Fungsi Epidermis

Sebagai lapisan kulit terluar, epidermis menjaga tubuh dari hilangnya kadar air, dan masuknya senyawa pemicu alergi maupun iritasi. Namun, perubahan sedikit saja pada skala pH dapat merusak lapisan tersebut dan menyebabkan kulitnya semakin kering, kasar, bahkan mengelupas. Penggunaan produk dengan pH seimbang akan mempertahankan pH alami kulit bayi dan menjauhkannya dari gangguan kesehatan.

Melindungi Kulit dari Eksim

Eksim atau dermatitis atopik sering dialami oleh bayi dengan kulit sensitif. Dilansir dari buku Caring Your Baby and Young Child menyebutkan bahwa tanda-tandanya berupa kering, bersisik, kemerahan, dan muncul bintik-bintik merah. Selain faktor keturunan, penggunaan produk dengan pH yang lebih tinggi atau rendah dari pH kulit dapat mengganggu kerja enzim protease SCCE.

Enzim ini  bekerja melepaskan sel-sel kulit mati sehingga kulit yang lebih baru bisa tumbuh. Sayangnya, enzim ini sensitif terhadap pH, sehingga sedikit perubahan saja dapat membuat kulit menipis lebih banyak dan meningkatkan risiko eksim dan iritasi. Gunakan produk dengan pH seimbang, untuk membantu menjaga pH kulit bayi sensitif dan mengendalikan enzim protease SCCE.

Melindungi Kulit dari Bakteri dan Jamur

Walau Bunda sudah berusaha menjaga lingkungan sekitar bayi bersih dan higienis, tidak bisa disangkal jika jamur dan bakteri tetap ada untuk mengancam kesehatannya. Kulit sebagai pertahanan pertama tubuh tentunya wajib dijaga agar tidak sampai mengalami kering atau iritasi, yang bisa jadi pintu bakteri dan jamur masuk. Gunakan produk dengan pH seimbang, karena kulit bayi sensitif yang cenderung asam lebih siap melawan penyebaran bakteri dan jamur.

Bagi orangtua yang memiliki bayi dengan kulit sensitif, keseimbangan pH kulit yang tepat menjadi salah satu perhatian utama untuk merawat kulit dan mencegah berbagai masalah. Selain memilih produk sabun yang khusus ditujukan untuk kulit sensitifnya, oleskan juga pelembap yang menjauhkan kulit dari kering dan kasar.

 

TAGS:

Artikel Lainnya

7 Cara Merawat Kulit Sensitif dan Kering

Cara merawat kulit sensitif dan kering berbeda dengan merawat kulit pada umumnya. Bayi baru lahir memiliki kulit yang  lebih tipis, lebih mudah kering dan sensitif sehingga  butuh perhatian ekstra dalam merawatnya. Kulit dengan jenis tersebut bersifat reaktif sehingga...

5 Cara Melembabkan Kulit Wajah Kering si Kecil

Cara melembabkan kulit kering pada wajah si Kecil dengan menggunakan bahan – bahan alami. Kulit yang kering disebabkan karena lapisan kulit epidermis telah kehilangan air dan lipid pada kulit. Temukan cara – cara alami dalam melembabkan kulit wajah kering dengan aman...

Kulit Sensitif – Perawatan dan Ciri – Ciri

Kulit merah, gatal, atau muncul bintik merah pada kulit? Hal tersebut merupakan tanda – tanda umum bahwa si Kecil memiliki kulit yang sensitif. Kenali kondisi kulit dan jenis kulit sehingga Moms dapat merawat kulit si Kecil dengan baik. Apakah bayi Moms memiliki kulit...