5 Cara Mencegah Kulit Kering Pada Bayi

1 Jan, 2019 | Artikel

Apa Penyebab Kulit Bayi Kering?

 

Bayi dan anak – anak bisa terkena gejala kulit kering seperti orang dewasa, karena kulit mereka lebih tipis dan lebih mudah kehilangan air sehingga lebih rentan menjadi kering. Udara yang dingin dan pemanas ruangan dapat menyebabkan hilangnya kelembaban alami pada kulit si Kecil.

 

Jika kulit bayi Anda kering, terkadang disertai munculnya bercak – bercak berwarna putih pada kulit bayi. Penyebab paling sering muncul bercak – bercak putih tersebut adalah pancaran sinar matahari yang panas dan langsung ke kulit, AC, bahan-bahan kosmetik , dan kandungan klorin di kolam renang dapat membuat kulit si Kecil mudah kering.

 

kulit bayi kering

5 Cara Mencegah Kulit Kering Pada Bayi

 

Moms pasti senang menyentuh kulit si Kecil yang masih lembut dan kenyal, tapi sebagai orangtua baru mungkin tidak tahu jika beberapa bayi kulit yang sangat sensitif. Akibatnya, mereka sering mengalami masalah pada kulit seperti kulit bayi kering, kemerahan, ruam popok, serta bintik – bintik merah pada kulit.

 

Sebagai orang tua, kita harus memahami kondisi kulit sensitif buah hati, sehingga bisa mencari cara perawatan yang tepat. Yuk simak beberapa cara mengatasi kulit kering si Kecil.

 

Bagaimana Cara Mengatasi Kulit Kering Pada Bayi?

 

Tidak memandikan Bayi Terlalu Lama

 

Mandi dapat membuat kulit anak kering karena menghilangkan minyak alami kulit bersama dengan kotoran. Tetapi selama Moms dapat mengambil beberapa tindakan pencegahan, bahkan mandi setiap hari tidak akan jadi masalah, kata Seth Orlow, Direktur pediatric dermatology at New York University School of Medicine. Cukup 10 menit untuk memandikan bayi. Gunakan air hangat yang tidak terlalu panas dan sabun yang secukupnya.

 

Gunakan Pelembab Untuk Kulit si Kecil 

 

Setelah Moms memandikan si Kecil, segera keringkan kulitnya dengan handuk yang lembut, kemudian gunakan segera pelembab untuk kulit bayi. Gunakan Cussons Baby SensiCare Intensive Soothing Cream yang cocok untuk kulit bayi baru lahir dan memberikan perlindungan 24 jam untuk kulit bayi kering. Cussons Baby SensiCare Intensive Soothing Cream  juga cocok untuk kulit sensitif dan rentan eksim serta mengandung bahan – bahan alami dan tidak pedih di mata. 

 

Cussons Baby SensiCare Intensive Soothing Cream diformulasikan dengan Derma – Softtm Complex, kombinasi Natural Organic Oat, Natural Organic Olive Oil, Natural Shea Butter & Ceramide, yang 3X kaya akan pelembab dan mudah diserap. Terbukti secara klinis membantuk melembabkan kulit sensitif si Kecil. Kulit bayi akan terasa lebih lembut, kenyal, dan lembab. Cukup gunakan sedikit dan gosokkan dengan lembut ke kulit si Kecil.

 

Jangan Biarkan Garam dan Klorin Kering di Kulitnya

 

Klorin dan air garam bisa membuat kulit si Kecil kering. Setelah berenang di kolam renang atau laut, bilas si Kecil dengan air bersih, lalu gunakan pelembab ketika kulitnya masih agak basah.

 

Gunakan Humidifier

 

Jika Udara di rumah kering, gunakan humidifier di kamar Anda. Humidifier adalah sebuah alat yang berfungsi untuk melembabkan udara di suatu ruangan. Alat tersebut akan mengeluarkan uap air dan meningkatkan kadar kelembaban pada ruangan. Humidifier dapat mengatasi iritasi pada kulit karena udara kering.

 

Jaga si Kecil Tetap Terhidrasi Dengan Baik

 

Kulit bayi kering disebabkan kurangnya kelembaban pada tubuh. Berikan dia minum yang cukup untuk menggantikan kelembaban yang telah hilang bersama dengan aktivitasnya. Jika si Kecil masih berusia bayi, tetap gunakan ASI atau susu formula setidaknya selama enam bulan pertama, kecuali jika dokter menyarankan sebaliknya. Perlu diingat Moms bahwa minum air tidak akan mengubah banyak hal kecuali Anda melembabkannya juga. Tanpa pelembab yang baik, kulit bayi tidak akan terhidrasi dengan baik.

 

Lindungi Bayi dari Elemen – Elemen Lain

 

Pastikan si Kecil mengenakan sweater yang tebal, sarung tangan dan sarung kaki pada cuaca dingin agar tangannya tidak kering dan pecah – pecah. Tidak peduli apa pun musimnya, ambil langkah untuk melindunginya dari guncangan dan sengatan matahari.

 

Hindari Kulit Kering Dari Bahan – Bahan Yang Membahayakan Kulit

 

Gunakan produk-produk khusus untuk bayi yang megandung bahan-bahan alami dan teruji secara klinis serta memiliki pH seimbang dengan pH kulit. Pertimbangkan untuk menggunakan deterjen lembut untuk mencuci baju si Kecil. Jika kulit anak Moms sensitif, jangan mendandaninya dengan pakaian yang ketat atau kasar. Juga perlu diingat bahwa beberapa bahan kain, seperti wol, dapat sangat mengiritasi kulit kering.

 

Haruskah Saya Berbicara Dengan Dokter Tentang Kulit Kering Anak Saya?

 

Pada saat Moms berkunjung pertama kali ke dokter, mintalah rekomendasi untuk mengatasi kulit kering bayi. Jadwalkan kunjungan jika Moms berpikir si Kecil memiliki tanda – tanda eksim Jika kulit si Kecil tidak membaik dengan perawatn di rumah, Moms perlu melihat tanda – tanda adanya infeksi, seperti benjolan atau bengkak di sekitar retakan kulitnya.

 

Kenali Fakta Tentang Kulit si Kecil Untuk Dapat Mengatasi Kondisi Kulit Kering

 

Kulit Bayi Berbeda dengan Kulit Orang Dewasa   

 

Sehalus kulit bayi. Familiar dengan kata-kata ini? Kulit bayi yang baru lahir memang halus dan lembut, tapi tak jarang juga sangat sensitif pada perubahan lingkungan dan penggunaan produk perawatan kulit.

 

Baca Juga: Cara Merawat Kulit Sensitif

 

Kulit bayi yang baru lahir lebih tipis dan belum berkembang sepenuhnya hingga 12 bulan. Akibatnya, kulit kehilangan air lebih cepat dan membuatnya rentan terhadap kekeringan dan iritasi.

 

Lebih Sering Terjadi pada Bayi Prematur

 

Selain ada beberapa organ tubuh yang belum berkembang sepenuhnya, bayi yang lahir prematur atau belum cukup umur kebanyakan memiliki kulit yang lebih sensitif dan lebih tipis sehingga terlihat pembuluh darah pada jaringan kulitnya. Kondisi ini dipicu epidermis yang tidak memiliki cukup waktu untuk berkembang optimal.

 

Kulit bayi prematur cenderung berwarna merah dibandingkan kulit bayi yang terlahir di usia normal terutama bayi yang terlahir sebelum 34 minggu. Kulit bayi terlahir normal tertutupi dengan membran kulit putih dan akan hilang saat bayi berumur tujuh hari, sementara pada bayi prematur membran tersebut belum terbentuk sehingga warna kulitnya tidak putih melainkan berwarna merah dan keriput.

 

Moms, jangan sampai salah untuk mengenali kondisi kulit si Kecil. Ketahui ragam dan ciri – ciri hal yang menjadi penyebab kulit bayi kering dan gunakan selalu produk perawatan kulit yang sesuai dengan kondisi kulitnya! 

 

 

TAGS: 

Artikel Lainnya

Penyebab Gatal Pada Kulit dan Cara Mengatasi

Gatal pada kulit sangatlah menggangu. Kondisi gatal – gatal pada kulit atau disebut pruritus adalah hal normal terjadi. Sakit gatal yang amat sangat dapat membuat Moms tidak nyaman, mengganggu kehidupan, hingga berakibat cemas maupun depresi. Moms harus berhati – hati...

Penyakit PRURITUS: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi

Pruritus adalah rasa gatal pada kulit yang terdapat pada tubuh dan terjadi secara terus menerus. Gatal pada kulit diikuti dengan munculnya ruam. Kondisi ini menyebabkan Moms ingin terus menggaruk kulit hingga meyebabkan iritasi pada kulit. Gatal pada kulit atau...

Dermatitis Kontak Alergi dan Iritan: Gejala & Pengobatan

Kenali Dermatitis KontakApa Itu Dermatitis Kontak? Dermatitis kontak adalah peradangan pada kulit yang terjadi ketika permukaan kulit terpapar langsung dengan zat-zat tertentu yang berasal dari luar tubuh. Kulit yang terpapar zat-zat tertentu itu akan menyebabkan...