Kenapa Kulit Terasa Gatal? Kenali Siklus Gatal Garuk Ini!

Kenapa Kulit Terasa Gatal? Kenali Siklus Gatal Garuk Ini!

Semakin digaruk, kulit semakin gatal. Ketika kulit semakin gatal, menggaruknya pun akan semakin sering. Begitu saja seterusnya sampai kulit terluka dan berdarah, barulah kita tersadar dan berhenti menggaruknya. Apakah si Kecil pernah mengalami hal ini Moms? Si Kecil terus-terusan menggaruk hingga kulit terluka dan berdarah. Inilah yang dinamakan siklus gatal-garuk yang tiada hentinya.

 

Aksi menggaruk merupakan hal yang natural dan dialami setiap individu, baik bayi, anak-anak, hingga orang dewasa. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang menggaruk pada permukaan kulit di bagian tubuh tertentu. Menggaruk merupakan reaksi alami ketika permukaan kulit tersebut mengalami iritasi, gatal, kering, atau radang. Meski begitu, apabila si Kecil melakukan aksi menggaruk yang tak wajar atau menggaruk berulang-ulang, mungkin saja ada kondisi atau gangguan di tubuh atau kulitnya.

 

Kulit gatal disebabkan oleh adanya gangguan dan beberapa faktor lainnya. Hal tersebut sangatlah mengganggu terlebih lagi jika memiliki kulit yang kering dan sensitif, menyebabkan kulit jadi rentan iritasi akibat garukan yang terjadi.

 

Beberapa kondisi atau permasalahan kulit yang membuat si Kecil melakukan aksi menggaruk biasanya adalah karena penyakit kulit seperti eksim/dermatitis atopik atau psoriasis. Bisa juga karena si Kecil alergi terhadap bahan-bahan tertentu, seperti serbuk sari, makanan, atau bahan-bahan yang terkandung di dalam obat-obatan atau produk-produk perawatan kulit. Kondisi lainnya adalah ruam, gigitan serangga, parasit, dan kulit berjamur. Kondisi tersebut yang menimbulkan gejala-gejala pada permukaan kulit, salah satunya adalah rasa gatal.

                                                   

Menggaruk itu Menyenangkan

Sensasi rasa gatal yang dirasakan setiap individu, termasuk bayi dan anak-anak, pada permukaan kulit merupakan salah satu cara kulit untuk memberikan perlindungan dan pertahanan bagi tubuh. Di saat inilah hormon histamin dilepaskan. Ketika rasa itu muncul, pastinya si Kecil langsung merespon dengan aksi menggaruk pada bagian kulit yang gatal.

 

Aksi menggaruk kulit memang terasa menyenangkan. Dengan menggaruk, rasa gatal akan dapat dihilangkan. Tetapi, hal itu hanya sementara saja, Moms. Dalam studi yang dilakukan Zhou-Feng Chen, Ph.D. dari  Washington University School of Medicine di St. Louis, Amerika Serikat, menggaruk memang dapat mengatasi dan menghilangkan rasa gatal. Hal itu disebabkan adanya hormon serotonin yang dilepaskan oleh otak. Hormon serotonin ini akan memberikan perasaan nyaman dan senang.

 

Sayangnya, Moms, hormon serotonin ini malah akan membuat gatal semakin parah. Sebabnya, ketika si Kecil menggaruk, rasa sakit yang dihasilkan akan mengganggu. Otak pun akan melepaskan serotonin untuk mengatasi rasa sakit tersebut. Kemudian ketika tubuh merespon sinyal rasa sakit tersebut, responnya malah akan membuat kulit terus merasakan gatal gatal dan semakin memburuk. Tak heran, si Kecil akan mengulang-ulang aksi menggaruknya di saat kulit terasa gatal.

 

Siklus Gatal-Garuk Sebabkan Luka       

Ketika menggaruk, kulit menjadi bagian tubuh yang justru akan merasakan sakit. Menggaruk dapat membuat kulit si Kecil jadi memerah karena di saat permukaan kulit digaruk, pembuluh darah akan melebar. Hal ini akan membuat sel-sel darah putih dan plasma akan mengalir sehingga mampu mengusir toksin pengganggu pada kulit si Kecil. Di saat itu pula kulit akan menjadi memerah akibat garukan dari tangan.

 

gatal gatal sebabkan luka

Siklus gatal dan garuk tak hanya membuat kulit memerah, melainkan dapat menyebabkan luka dan infeksi.

 

Tak hanya permukaan kulit menjadi memerah, hal ini juga dapat menyebabkan luka, bahkan infeksi pada kulit si Kecil. Apalagi jika kondisi kulit si Kecil sedang mengalami permasalahan, seperti eksim atau psoriasis, yang memang menimbulkan gatal pada kulit secara intens sehingga ada rasa ingin terus menggaruk sampai gatal itu hilang.

 

Tanpa sadar, rasa gatal lalu digaruk yang terjadi terus-menerus ini pun akan menciptakan goresan pada kulit sehingga merusak pertahanan kulit si Kecil. Aksi menggaruk yang berulang-ulang ini juga dapat menyebabkan penebalan pada kulit yang disebut likenifikasi dan meningkatkan risiko infeksi karena kulit yang tergores akan memudahkan bakteri, virus, atau bahan tertentu masuk ke dalam kulit. Hal-hal ini akan memperburuk gejala-gejala gangguan pada kulit tersebut.

                                       

Cara Meringankan Gatal dan Mengurangi Garuk

Menggaruk awalnya memang bisa membuat si Kecil merasa nyaman. Namun lama-kelamaan aktivitas menggaruk yang terjadi berulang-ulang tanpa henti, tentunya akan mengganggu aktivitas, konsentrasi, dan kenyamanan si Kecil. Bahkan dapat menciptakan permasalahan baru pada si Kecil.

 

Dengan menghentikan aktivitas ini, tentu akan memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan aksi menggaruk pada si Kecil. Nah, Moms perlu melakukan pengamatan apa yang menyebabkan si Kecil mengalami siklus gatal dan membuatnya menggaruk, misalnya karena alergi atau hal lainnya. Dengan mengetahui penyebabnya, Moms dapat menghindari si Kecil dari hal-hal yang memicu timbulnya gatal.

 

Untuk menghindari aksi menggaruk si Kecil yang menyebabkan kulitnya rusak, rawatlah tangan dan kuku-kuku si Kecil, Moms. Pastikan kuku-kuku si Kecil dipotong secara berkala sehingga mencegah luka di kulitnya saat terjadinya gatal. Berikan mainan yang bisa ia mainkan dengan tangannya agar dapat mengalihkan perhatiannya dari kegiatan menggaruk. Gunakan pula sarung tangan yang lembut ketika si Kecil tidur di malam hari karena biasanya malam hari rasa gatal akan meningkat.

 

Bedong pada bayi untuk bayi-bayi baru lahir juga bisa dilakukan Moms agar tangannya tetap terjaga dan terhindar dari usahanya menggaruk wajah. Bedong juga membantu si Kecil tetap merasa tenang saat tidur. Untuk meredakan gatal pada kulit si Kecil, kompreslah bagian kulit yang gatal tersebut dengan kain lembut yang sudah dibasahi dengan air dingin selama beberapa menit. Ulangi selama dibutuhkan.

 

Cara Mengatasi Gatal Gatal dengan Pelembab

Moms dapat mengatasi gatal pada si Kecil dengan pelembap, apalagi jika kulit yang kering menjadi salah satu penyebab kulit si Kecil gatal-gatal. Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa pelembap sangatlah penting untuk mempertahankan kulit yang sehat. Ada banyak manfaat yang didapatkan apabila pelembab diaplikasikan pada kulit si Kecil.

 

Antara lain adalah menjaga kelembapan kulit si Kecil, termasuk memperbaiki penampilan kulit, memperbaiki dan mempertahankan pertahanan kulit, memelihara dan meningkatkan kadar air di dalam kulit. Pelembap yang dapat menghidrasi kulit si kecil ini akan membantu mengurangi iritasi pada kulit sehingga siklus gatal-garuk pun perlahan-lahan akan menghilang.

 

Pelembab yang baik seharusnya mampu melindungi kelembaban alami kulit dan juga menyerap dengan baik untukmenghidrasi kulit sehingga membantu meningkatkan kelembapan kulit. Salah satu pilihannya adalah Cussons Baby Sensicare 24hr Daily Moisturizing Lotion. Pelembap yang mengandung bahan-bahan alami ini sudah teruji secara klinis membantu menjaga kelembaban kulit hingga 24 jam  dan memiliki pH yang seimbang dengan pH kulit.

 

Pelembap dari rangkaian Cussons Baby Sensicare ini pun diformulasikan secara khusus dengan Derma-SoftTM Complex yang merupakan kombinasi bahan-bahan organik, seperti 100%gandum organik, minyak zaitun organik, shea butter, dan ceramide. Kombinasi bahan-bahan ini membantu menjaga kelembaban dan melindungi kulit bayi yang sensitif dan rentan eksim. Pelembap ini juga dapat digunakan untukbayi yang baru lahir atau newborn karena telah teruji klinis hypoallergenic.

 

Usapkan pelembap harian ini usai si Kecil mandi agar kelembapan kulitnya tetap terjaga dan selalu lembut. Untuk merilekskan tubuh dan pikiran si Kecil ketika mau tidur di malam hari, Moms juga dapat memijatnya menggunakan pelembap ini. Gosokkan dengan lembut pelembap ini pada bagian punggung, kaki, tangan, atau wajahnya untuk meringankan rasa gatal.

 

 

TAGS: 

Artikel Lainnya

Mengenal Eksim Susu atau Ruam Susu Pada Bayi

Mengenal Eksim Susu atau Ruam Susu Pada Bayi

Eksim susu atau ruam susu adalah suatu permasalahan kulit yang menyerang bayi pada usia tahun pertama. Bayi baru lahir memiliki kulit yang tipis, rapuh, sensitif, dan kering, Moms. Dengan kondisi kulit seperti itu, Si Kecil rentan dengan berbagai permasalahan kulit....

Kenapa Kulit Terasa Gatal? Kenali Siklus Gatal Garuk Ini!

Kenapa Kulit Terasa Gatal? Kenali Siklus Gatal Garuk Ini!

Semakin digaruk, kulit semakin gatal. Ketika kulit semakin gatal, menggaruknya pun akan semakin sering. Begitu saja seterusnya sampai kulit terluka dan berdarah, barulah kita tersadar dan berhenti menggaruknya. Apakah si Kecil pernah mengalami hal ini Moms? Si Kecil...