Mungkinkah Bayi Moms mengalami Eczema?

7 Feb, 2018 | Artikel

Dermatopis atopik, atau biasa disebut, Eczema/Eksim adalah salah satu penyakit kulit yang biasanya dialami oleh bayi di tahun-tahun pertama mereka. Bayi yang menderita Eczema memiliki bercak-bercak kemerahan diikuti rasa gatal, terutama pada malam hari. Bercak-bercak tersebut dapat timbul di bagian tubuh manapun, namun umumnya muncul di daerah wajah dan bagian lipatan-lipatan tubuh.

Pada kulit bayi yang menderita Eczema, tempat dimana bercak-bercak merah tersebut timbul terasa lebih tebal dari kulit disekelilingnya. Selain itu, kulit akan terlihat kering dan bersisik seperti kerak. Kondisi tersebut bisa bertambah parah jika buah hati Moms mulai menggaruk-garuk.

Pemicu Eczema ini bisa bermacam-macam bagi setiap buah hati. Bayi yang merupakan keturunan dari penderita penyakit Eczema, tentunya memiliki kemungkinan lebih besar untuk menderita penyakit tersebut. Jika ada faktor keturunan itu, kulit bayi yang menderita Eczema akan lebih sensitif terhadap kondisi disekitarnya. Karena itulah, ruangan dengan AC terlalu dingin bisa membuat kulit menjadi lebih kering, dan Eczema terasa lebih gatal. Akan tetapi, panas dan keringat pun juga bisa memicu gatal pada bayi Eczema semakin memburuk. Jadi, pastikan lingkungan bayi pada suhu normal yang sejuk.

Selain itu, pemicu lainnya adalah iritasi kulit. Karena kulit bayi penderita Eczema cukup sensitif, penggunaan deterjen, parfum atau produk bayinya yang mengandung bahan kimia keras dan bukan dari bahan alami, dapat memicu Eczema untuk kambuh. Karena itu, sebaiknya Moms memilih jenis baju yang menggunakan material ramah lingkungan. Pilihlah juga produk perawatan bayi seperti sabun, shampo dan lotion yang menggunakan bahan alami dan sudah teruji secara klinis dengan rutin. Dengan begitu, kulit sensitif yang dimiliki Moms akan tetap terawat.

SensiCare